DKI Cairkan Dana Hibah Buat Honor Ribuan Guru PAUD, Jumlahnya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah guru Paud se-DKI Jakarta yang tergabung dalam HIMPAUDI (Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) mengikuti acara gerak jalan di Monas, Jakarta, 19 November 2017. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Sejumlah guru Paud se-DKI Jakarta yang tergabung dalam HIMPAUDI (Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) mengikuti acara gerak jalan di Monas, Jakarta, 19 November 2017. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengucurkan dana hibah miliaran rupiah untuk honor guru PAUD se DKI Jakarta.

    "(Dana hibah) Yang sudah dicairkan nilainya kemarin Rp 22 miliar untuk PAUD," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pondok Kopi, Jakarta Timur, Sabtu 28 September 2019.

    Anies menyebutkan Rp 22 miliar tersebut untuk 5.700 guru PAUD yang sudah terdata oleh Pemerintah DKI. Dari dana hibah tersebut kata Anies, dalam sebulan guru PAUD menerima Rp 500 ribu.

    Anies, mengimbau organisasi PAUD untuk terus mendata guru-guru PUAD lainnya agar bantuan DKI tersebut bisa dirasakan oleh seluruh guru PAUD.

    Dalam kesempatan itu, Anies menyatakan DKI berkomitmen untuk memberikan perhatian bagi PAUD. Tahun depan dia, berencana untuk membangun PAUD lebih masif lagi. Bukan hanya milik pemerintah, tapi juga milik masyarakat.

    Anies Baswedan berpendapat bahwa pendidikan PAUD merupakan investasi yang besar bagi masyarakat untuk masa depan. "Kalau mau investasi hasilnya paling besar bagi masyarakat adalah pendidikan bagi anak saat masih usai dini," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.