Skuter Listrik Diminati Pengunjung Car Free Day di Bundaran HI

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Skuter listrik Hyundai. (Hyundai)

    Skuter listrik Hyundai. (Hyundai)

    TEMPO.CO, Jakarta - Skuter listrik menjadi alat transportasi baru yang diminati para pengunjung Car Free Day atau hari tanpa kendaraan bermotor (HTKB) di Bundaran HI, Minggu 29 September 2019. Sejumlah pengguna skuter listrik terlihat melintas di sepanjang jalan sekitar Bundaran HI.

    Dion (26) asal Jakarta Timur, baru pertama kali mencoba layanan The Breeze, yakni skuter listrik berbayar milik perusahaan aplikasi Grab. Ia memesan layanan tersebut melalui aplikasi telepon selular, setelah pemesan, skuter dapat diambil di titik pengambilan yakni Lapangan Banteng.

    "Baru pertama kali nyoba buat seru-seuruan aja nyoba skuter listrik di CFD," kata Dion.

    Dion menggunakan skuter tersebut dari Lapangan Banteng ke Menteng lalu ke Bundaran HI selama hampir dua jam dia berkeliling sejumlah jalan di Jakarta. "Tarifnya per 30 menit itu Rp 5.000 ini sudah dua jam berarti sekitar Rp 20 ribuan," kata Dion.

    Skuter Listrik Grab Wheels Siap Meluncur di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

    Pengguna lain adalah Ari (25), warga Bekasi yang juga baru pertama mencoba menjajal alat transportasi ini untuk keliling area CFD.

    Menurut Ari, skuter lebih simple digunakan saat jalur padat, dan tidak capek kalau harus berjalan kaki. "Skuter bisa jadi alternatif kalau lagi macet," katanya.

    Peminat layanan ini juga semakin banyak, hingga orang harus melakukan pemesanan sejak pagi untuk bisa menggunakannya. Reno (29), mengatakan dia memesan skuter ini pada jam 04.00 WIB agar bisa kebagian alat itu.

    Setelah melakukan pemesanan pukul 04.00 WIB, dia mengambil skuter ke titik penjemputan yang ada di Benhil. "Ternyata sudah pada antre yang mau ambil, skuter yang saya pesan saja sedang habis baterai terpaksa tunggu isi daya dulu," kata pekerja swasta ini.

    Menurut Reno, pihak penyewa harus menyiapkan skuter dalam kondisi daya baterai penuh agar pelanggan bisa langsung menggunakannya. Skuter ini bisa digunakan untuk segala usia, akan lebih aman jika dipakai oleh anak dari usia 17 tahun ke atas.

    Demi mendapatkan skuter sewaan, Reno rela untuk membayar uang sewa skuter meski belum bisa dipakai. "Saya scan barcode dulu aja, supaya tidak kehabisan. Jadi dari jam 04.00 itu saya udah scan dan baru dipakai jam 6 pagi," katanya.

    Reno mengaku biaya tidak menjadi persoalan baginya untuk menggunakan skuter listrik. Dari jam 04.00 sampai 08.45 WIB tarif yang dikenai untuk penyewaan skuter pada saat Car Free Day itu sudah di angka Rp70 ribu. "Saya sudah scan dari jam 04.00 subuh baru beres jam 08.45 wib itu biayanya sudah 70 ribu di aplikasi saya," kata Reno.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.