Tabrakan di Depok Antara KRL dan Mobil, Dua Orang Tewas

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menarik bangkai metro mini dari perlintasan kereta usai kecelakaan maut antara kereta rel listrik (KRL) yang bertabrakan dengan sebuah bus Metro Mini di perlintasan Angke, Jakarta Barat, 6 Desember 2015. Setidaknya 17 orang tewas dalam kecelakaan ini TEMPO/Iqbal Ichsan

    Petugas menarik bangkai metro mini dari perlintasan kereta usai kecelakaan maut antara kereta rel listrik (KRL) yang bertabrakan dengan sebuah bus Metro Mini di perlintasan Angke, Jakarta Barat, 6 Desember 2015. Setidaknya 17 orang tewas dalam kecelakaan ini TEMPO/Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta -Palang pintu kereta tak resmi di dekat jalan H. Doel, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok memakan korban jiwa akibat terjadinya tabrakan antara KRL dan. mobil

    Sebuah mobil dengan nomor polisi B 1975 EKV berpenumpang empat orang mengalami tabrakan dengan kereta Commuter Line Jakarta-Bogor, Senin 30 September 2019 dini hari sekitar pukul 01.00

    Kepala Satuan Lalulintas Polresta Depok, Komisaris Sutomo mengatakan, akibat kejadian itu dua orang meninggal dunia di lokasi sementara dua lainnya dalam kondisi kritis dan dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina Depok.

    “Saat hendak melintasi rel, kereta sudah dekat, sementara palang pintu tidak tertutup,” kata Sutomo melalui keterangan resmi yang diterima Tempo, Senin 30 September 2019.

    Sutomo mengatakan, penumpang mobil itu merupakan satu keluarga yang baru saja tiba dari kampung halamannya di Brebes, Jawa Tengah. “Saat ini kejadian telah ditangani oleh Unit Laka Lantas Polresta Depok,” kata Sutomo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?