Jawara dalam Pileg 2019, PKS Bidik Kursi Wali Kota Bekasi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO

    Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO

    TEMPO.CO, Bekasi -Partai Keadilan Sejahtera membidik kursi Wali Kota Bekasi pada pemilihan kepala daerah serentak 2024 mendatang.

    Ini menyusul partai besutan Sohibul Iman ini menjadi penguasa di DPRD Kota Bekasi pada periode 2019-2024.

    PKS di Kota Bekasi menang dengan suara 21 persen. Karena itu, partai ini mengirimkan 12 wakilnya duduk di parlemen setempat, 3 di Jawa Barat, dan 2 untuk DPR RI.

    "Target kami di Pemilu legislatif 2024, suara PKS di Kota Bekasi naik dua kali lipat juga menjadi pemenang Wali Kota," kata Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara di sela Rapat Kerja Daerah Partainya di Rawalumbu pada Ahad, 29 September 2019.

    Untuk mewujudkan target itu, kata Heri, PKS Kota Bekasi akan mulai bekerja dari sekarang. Menurut dia, Rakerda ini juga merupakan untuk evaluasi atas pencapaian perolehan suara di Pemilu 2019.

    Melalui Rakerda, kata dia, menjadi ajang sinkronisasi pengurus PKS dari tingkat ranting, cabang dan daerah dengan anggota legislatif yang telah duduk di DPRD tingkat II Kota Bekasi, DPRD tingkat I Jawa Barat dan DPR RI.

    "Antara pengurus struktural dengan anggota legislatif harus sinkron agar program-program khidmat untuk masyarakat lebih masif dan dapat terlaksana sebaik-baiknya," kata Heri. Hal itu bisa berdampak positif ke target kursi Wali Kota Bekasi di Pilkada 2024..


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.