Ini Siasat Anies Baswedan Cegah Pelajar Ikut Demo di DPR

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana demonstrasi pelajar yang berujung ricuh di belakang gedung DPR, Jakarta, 25 September 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Suasana demonstrasi pelajar yang berujung ricuh di belakang gedung DPR, Jakarta, 25 September 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui Dinas Pendidikan menginstruksikan seluruh sekolah mengabsensi siswa dua kali untuk menghindari siswa meninggalkan jam pelajaran untuk ikut demo di DPR.

    "Mulai hari ini sekolah memberlakukan absensi pagi dan siang, jadi kita memastikan setiap anak menjalankan kegiatan mengajar hingga tuntas di sekolah," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 30 September 2019.

    Anies mengimbau seluruh kepala sekolah untuk memastikan keberadaan siswa selama jam pelajaran. Jika ada siswa yang tidak diketahui keberadaannya, maka Anies meminta agar sekolah menghubungi pihak keluarga.

    Kepala Dinas Pendidikan DKI Ratiyono juga meminta pihak sekolah dan keluarga harus memantau anak saat sudah pulang sekolah. "Jadi ini tanggung jawab bersama," ujarnya.

    Ratiyono mengimbau para siswa untuk fokus terlebih dahulu untuk belajar karena nanti akan datang saat yang tepat untuk belajar demokrasi.

    Pada Kamis, 25 September lalu, ratusan pelajar dari sejumlah sekolah di Jabodetabek melakukan demo di DPR. Aksi tersebut kemudian berunjung rusuh saat massa diminta untuk membubarkan diri. Polda Metro Jaya saat itu menangkap setidaknya 570 siswa yang yang saat ini sudah dipulangkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.