14 Perusuh Bakar Mobil di Polsek Tanah Abang Ditangkap

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil yang hangus terbakar berada di depan Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019. Mobil ini dibakar oleh massa yang melakukan demo kemarin malam 30 September 2019 yang berakhir ricuh. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Mobil yang hangus terbakar berada di depan Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019. Mobil ini dibakar oleh massa yang melakukan demo kemarin malam 30 September 2019 yang berakhir ricuh. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Belasan perusuh bakar mobil di dekat Polsek Tanah Abang telah ditangkap polisi. Kapolsek Tanah Abang Ajun Komisaris Besar Lukman Cahyono mengatakan satu unit mobil yang dibakar massa di dekat kantornya pada Senin petang, 30 September 2019.

    Mobil jenis Daihatsu Xenia itu diduga dibakar massa saat kerusuhan melanda kawasan tersebut. "Mobil itu kemungkinan milik warga," ujar Lukman saat dikonfirmasi, Selasa 1 Oktober 2019.

    Lukman mengatakan, polisi telah menangkap 14 orang yang diduga sebagai pelaku pembakaran. Namun, dia belum menjelaskan lebih lanjut identitas dan peran pelaku. "Masih didalami keterlibatannya," kata dia.

    Malam tadi, kawasan Tanah Abang memanas setelah massa membakar sejumlah ban dan marka jalan. Dari pantauan Tempo, sekitar 10 titik api menyala pada pukul 21.40 WIB pada Senin malam, 30 September 2019 dari Karet menuju arah Tanah Abang, Jakarta Selatan.

    Ratusan massa demonstrasi berkumpul menghadap ke arah Tanah Abang atau di lokasi sebelum Jalan Layang Karet. Pada sekitar pukul 22.50, massa berlarian menuju arah Kuningan. Di arah itu, polisi dengan mobil baja datang memadamkan api.

    Polisi menyuruh mundur orang-orang di sekitar gedung dan gang arah permukiman warga. Tidak lama kemudian sekitar 40 personel polisi bermotor datang. "Mundur semua, masuk semua masuk!," teriak polisi sambil menembakkan gas air mata.

    Pada sekitar pukul 23.00 bentrok hampir terjadi karena massa dari arah Kuningan mendekati polisi di Karet. Namun, keduanya menahan diri. Bahkan, warga setempat mencoba menenangkan massa.

    Sekitar 10 menit kemudian, puluhan personel Polisi bertameng datang dari arah Kuningan. Massa perusuh di sekitar Mall City Walk pun bubar. Jalanan mulai dapat dilalui sepeda motor sekitar pukul 23.20. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.