Hari Kesaktian Pancasila, Ini Pesan Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirim Satuan Tugas Terpadu penanggulangan kabut asap akibat Kebakaran hutan dan lahan ke Sumatera dan Kalimantan, Selasa 17 September 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirim Satuan Tugas Terpadu penanggulangan kabut asap akibat Kebakaran hutan dan lahan ke Sumatera dan Kalimantan, Selasa 17 September 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan adanya ancaman terhadap ideologi Pancasila dalam upacara hari Kesaktian Pancasila di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Selasa 1 Oktober 2019. Dia menilai adanya ancaman komunisme yang menggerogoti Pancasila saat ini.

    "Ancaman pergantian ideologi Pancasila dengan komunis itu nyata. Itu bukan fiksi, tapi itu adalah kenyataan dan sudah berulang kali," kata Anies.

    Anies berujar Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi alarm pengingat ancaman pergantian ideologi tersebut. Masyarakat harus selalu mewaspadai bahaya laten komunis.

    "Cara yang paling mendasar kita lakukan untuk menjaga Pancasila justru dengan menghadirkan sila itu. Sila yang paling penting dihadirkan adalah sila keadilan bagi seluruh rakyat indonesia."

    Menurut mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu, jika pelaksanaan seadil-adilnya sila kelima Pancasila, maka ideologi alternatif yang dipaksakan tidak akan menembus ke masyarakat.

    "Karena masyarakat merasakan Pancasila di keseharian. Pancasila dalam keadilannya menjadi kenyataan," ujarnya.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.