Ada Demo Buruh, Jalan Gatot Subroto di Depan DPR Masih Ditutup

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota kepolisian bersiap-siap melakukan pengamanan menjelang pelantikan DPR RI periode 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 1 Oktober 2019. Pengamanan di Gedung DPR/MPR kami pertebal agar tidak ada masyarakat yang masuk sembarangan. TEMPO/Subekti

    Anggota kepolisian bersiap-siap melakukan pengamanan menjelang pelantikan DPR RI periode 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 1 Oktober 2019. Pengamanan di Gedung DPR/MPR kami pertebal agar tidak ada masyarakat yang masuk sembarangan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Jalan Gatot Subroto di depan gedung DPR masih ditutup dari arus lalu lintas kendaraan pada Rabu pagi, 2 Oktober 2019. Penutupan berkaitan rencana demo buruh yang akan digelar oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) hari ini.

    Dari pantauan Antara di lokasi, penutupan jalan dimulai dari persimpangan Jalan Gatot Subroto menuju Jalan Pemuda, Senayan sampai persimpangan menuju Palmerah. Di sana, petugas menaruh beton pembatas jalan untuk menghalangi pengendara.

    Dua pembatas lain diletakkan di depan Restoran Pulau Dua, di sebelah gedung DPR. Tak hanya balok semen yang diletakkan sebagai pembatas, ada juga kawat berduri guna menahan pejalan kaki melompat mendekati jalan depan gedung DPR.

    Rencananya, menurut anggota KSPI Dadan, massa baru akan turun sekitar pukul 09.00 WIB. Sampai pukul 07.00 WIB, baru ada sekitar lima anggota KSPI yang datang ke lokasi dan satu mobil komando terparkir di bawah kolong jembatan dekat simpang Jalan Gatot Subroto-Pemuda.

    Sementara itu, dari simpang jalan tersebut hingga Pulau Dua, belum ada barisan anggota kepolisian yang terlihat berjaga.

    Namun, ada dua orang petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta satu polisi dengan kendaraan bermotor sempat menghampiri dan mengobrol dengan anggota KSPI di lokasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.