Puluhan Ribu Buruh dari 10 Provinsi Bakal Ikut Demonstrasi di DPR

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barikade polisi menghadang demo mahasiswa dari UNJ dan BEM SI di depan Gedung TVRI, Selasa, 1 Oktober 2019. TEMPO/M JULNIS FIRMANSYAH

    Barikade polisi menghadang demo mahasiswa dari UNJ dan BEM SI di depan Gedung TVRI, Selasa, 1 Oktober 2019. TEMPO/M JULNIS FIRMANSYAH

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan ribu buruh dari 10 provinsi di Indonesia dikabarkan akan demonstrasi di DPR hari ini untuk menolak revisi Undang-Undang ketenagakerjaan No.13/2003. Revisi undang-undang itu dianggap merugikan kaum buruh.

    "Puluhan ribu buruh dari 10 provinsi," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu, 2 Oktober 2019.

    Massa demonstrasi dari 10 provinsi tersebut, kata dia, berasal dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Batam, Medan, Banda Aceh, Bengkulu, Makassar, Manado, Gorontalo, Banjarmasin, Ambon dan lain-lain.

    Para buruh tersebut akan menyampaikan tiga tuntutan utama dalam unjuk rasa yang rencananya akan dimulai pukul 10.00 WIB di depan Gedung DPR/MPR.

    Ketiga tuntutan tersebut di antaranya adalah menolak revisi UU ketenagakerjaan No.13/2003 yang dianggap merugikan buruh, menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan khususnya kelas 3 dan meminta revisi PP No.78/2015 tentang pengupahan seperti yang dijanjikan Presiden RI Joko Widodo.

    Said Iqbal mengatakan demonstrasi ini akan dilakukan secara damai. Sebelumnya presiden KSPI tersebut telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo sebagai bagian dari upaya menyampaikan gagasan mengenai upaya pemenuhan hak buruh dan peningkatan kesejahteraan pekerja kepada pemerintah.

    Namun, Said berujar upaya memperjuangkan pemenuhan hak buruh tidak cukup melalui lobi. Oleh karena itu, serikat pekerja akan tetap menggelar demonstrasi di DPR untuk menyampaikan aspirasi pada 2 Oktober. Saiq Iqbal juga menyatakan bahwa upaya-upaya untuk memperjuangkan pemenuhan hak-hak buruh dan peningkatan kesejahteraan buruh akan dilakukan secara konstitusional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.