Anies Harap Pimpinan DPRD DKI Baru Bisa Kebut Program Legislasi

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani MoU Kebijakan Umum APBD Perubahan DKI 2019 di Gedung DPRD DKI, Rabu 14 Agustus 2019. TEMPO /TAUFIQ SIDDIQ

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani MoU Kebijakan Umum APBD Perubahan DKI 2019 di Gedung DPRD DKI, Rabu 14 Agustus 2019. TEMPO /TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap bisa langsung bersinergi dengan pimpinan dan fraksi DPRD DKI definitif periode 2019-2024.

    "Kami berharap kemitraan bisa berjalan dengan baik. Dan agenda-agenda untuk diselesaikan bersama," kata Anies sesuai mengikuti rapat paripurna di DPRD DKI, Kamis, 3 Oktober 2019.

    DPRD DKI Jakarta mengadakan rapat paripurna pengumuman pengusulan pimpinan dan susunan fraksi legislator periode 2019-2024 definitif hari ini. Dalam rapat tersebut, Prasetio Edi Marsudi dari PDI Perjuangan ditunjuk kembali menjadi ketua DPRD DKI.

    Sementara empat wakilnya, yakni Wakil 1 Muhammad Taufik dari Gerindra, Wakil 2 Abdullah Suhaimi dari PKS, Wakil 3 Misan Samsuri dari Demokrat dan Wakil 4 Zita Anjani dari PAN.

    Menurut Anies, ada banyak rancangan peraturan daerah yang sekarang dalam proses antrean untuk diselesaikan. Salah satunya adalah Raperda Rencana Detail Tata Ruang Jakarta. "Ada tiga sampai empat (Raperda) yang urgen," ujarnya. "Kami berharap itu nanti bisa segera mulai dituntaskan."

    Selama ini, kata Anies, proses legislasi di DPRD banyak tertunda karena adanya Pemilu 2019 lalu. Belum lagi, penentuan pimpinan legislator Kebon Sirih yang lama. "Sekarang Alhamdulillah sudah ditentukan. Kami berharap bisa segera ada pembahasan," ujarnya.

    Anies menyatakan bakal menjalin komunikasi dan bersinergi degan baik kepada legislator yang terpilih. "Kami akan terus bekerja sama. Sebagian adalah pimpinan yang sudah selama ini berinteraksi dengan kami," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.