Kasus Pembunuh Bayaran di Kelapa Gading Terinspirasi Aulia Kesuma

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan tersangka kasus percobaan pembunuhan terhadap VT yakni YL dan BHS saat melakukan rekonstruksi di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis, 3 Oktober 2019. YL adalah istri sedang BHS sopir pribadi korban, mereka menyewa pembunuh bayaran. Tempo/M Yusuf Manurung

    Pasangan tersangka kasus percobaan pembunuhan terhadap VT yakni YL dan BHS saat melakukan rekonstruksi di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis, 3 Oktober 2019. YL adalah istri sedang BHS sopir pribadi korban, mereka menyewa pembunuh bayaran. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus percobaan pembunuhan seorang suami VT, 42 tahun, oleh istrinya, YL, ternyata terinspirasi oleh kasus istri bunuh suami dan anak yang menghebohkan publik Agustus lalu. Sama seperti kasus itu, YL merancang pembunuhan suaminya menggunakan pembunuh bayaran bersama selingkuhannya BHS (33), sopir pribadi VT.

    "Terinspirasi kasus mobil terbakar di Sukabumi, yang ternyata korban dalam mobil tersebut sudah dibunuh di Jakarta Selatan," ujar Kepala Polres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Budhi Herdi Susianto di Polsek Kelapa Gading, Kamis, 3 Oktober 2019.

    Kasus yang disebut menginpirasi pasangan selingkuh YL dan BHS itu adalah pembunuhan suami dan anak tiri oleh Aulia Kesuma, istri dan ibu yang sekaligus tersangka utama. Aulia menyewa dua pembunuh bayaran serta melibatkan anak kandungnya--polisi sebut keponakan Aulia.

    Tersangka pembunuhan Aulia Kesuma berada di dalam mobil saat menjalani rekonstruksi pembunuhan terhadap Edi Chandra Purnama alias Pupung dan anak tirinya M Adi Pradana alias Dana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 9 September 2019. Dalam rekontruksi tersebut Aulia Kesuma dan model yang memerankan tersangka Kelvin memeragakan tiga adegan kronologis pembakaran di dalam mobil. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Bedanya, dalam kasus Aulia, kedua korban tewas. Sedang VT berhasil selamat meski menderita luka tusuk. 

    Upaya percobaan pembunuhan terhadap VT terjadi pada Jumat malam, 13 September 2019. Tepatnya, saat VT mengendarai mobil bersama BHS dan seorang tresangka pembunuh bayaran yang masih buron, BK. TKepada VT, BHS ingin mengenalkan BK sebagai rekannya.

    Ketika melewati Jalan Boulevard Gading Raya, Jakarta Utara, dan BHS meminta VT menghentikan mobilnya. Ia beralasan ingin muntah dan keluar dari kendaraan. Tiba-tiba, BK yang duduk di belakang mobil menusukkan pisau ke leher korban.

    BK kemudian keluar mobil dan ingin masuk dari pintu depan namun VT langsung tancap gas menuju rumah sakit. Korban langsung mendapat perawatan dan berhasil selamat.

    Budhi menjelaskan, percobaan untuk menghabisi nyawa VT dengan menyewa pembunuh bayaran dilakukan YL dan BHS setelah rencana sebelumnya gagal dilakukan. Keduanya sempat akan menggunakan sianida untuk meracuni VT pada Juni 2019. Namun, setelah sianida dibeli dan diracik BHS dalam minuman, YL tidak berani memberikannya kepada VT.

    "Setelah itu dia melihat televisi (berita kasus Aulia Kesuma) dan menginspirasi. Ada istri yang membunuh suaminya," ujar Budhi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.