HUT TNI, Anies Baswedan: Jauh dari Keluarga Dekat dengan Risiko

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah bersiap melakukan ujicoba jalur sepeda di kawasan Pemuda, Jakarta, Jumat, 20 September 2019. Rute yang diuji coba yakni sepanjang 25 kilometer dari Jalan Medan Merdeka Selatan sampai Jalan Pemuda, Jakarta Timur. Tempo/Tony Hartawan

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah bersiap melakukan ujicoba jalur sepeda di kawasan Pemuda, Jakarta, Jumat, 20 September 2019. Rute yang diuji coba yakni sepanjang 25 kilometer dari Jalan Medan Merdeka Selatan sampai Jalan Pemuda, Jakarta Timur. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mengucapkan dirgahayu atas HUT TNI yang ke-74 yang dirayakan pada Sabtu, 5 Oktober 2019.

    Anies Baswedan menilai tugas yang diemban oleh prajurit TNI sangatlah besar karena harus berdiri di garda terdepan, namun pekerjaan itu dilakukan dalam sunyi sehingga jauh dari keluarga, dari kenyamanan.

    "Saat bertugas mereka jauh dari keluarga, jauh dari kenyamanan tapi dekat dengan risiko," tulis Anies di akun Instagram resminya, Sabtu 5 Oktober 2019.

    Anies mengatakan sejak awal, TNI memang sudah diisi oleh generasi pemuda-pemuda petarung, pejuang yang mampu mempertahankan kemerdekaan.

    Anies menambahkan, dari waktu ke waktu generasi terus lahir sampai membawa TNI memiliki kekuatan seperti saat ini. "Hari ini terus lahir para prajurit TNI generasi baru," ujarnya.

    Anies menyampaikan terima kasih kepada prajurit dan perwira TNI yang telah mengemban tanggung jawab yang sulit itu, terima kasih juga kata dia kepada pihak keluarga yang mengikhlaskan anggota keluarganya untuk menjadi bagian dari TNI.

    "Semoga TNI semakin maju, profesional dan terus mengakar di tempat berasal yaitu rakyat. Dirgahayu TNI," katanya menyambut HUT TNI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?