Ada Konstruksi Ambrol di Terowongan Tol Desari, Pekerja Terluka

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebagian konstruksi terowongan jalan Tol Desari (Depok-Antasari) tepatnya di Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, ambrol, menyebabkan enam pekerja luka-luka, Selasa 8 Oktober 2019. TEMPO/ADE RIDWAN

    Sebagian konstruksi terowongan jalan Tol Desari (Depok-Antasari) tepatnya di Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, ambrol, menyebabkan enam pekerja luka-luka, Selasa 8 Oktober 2019. TEMPO/ADE RIDWAN

    TEMPO.CO, Depok - Pembangunan terowongan jalan Tol Depok–Antasari (Tol Desari) seksi II, di Kelurahan Krukut, Kota Depok, diwarnai konstruksi satu bagian yang ambrol, Selasa dinihari 8 Oktober 2019. Akibatnya, sejumlah pekerjanya terluka.  

    Kapolsek Limo, Komisaris Iskandar, yang mengungkap peristiwa itu. Dia menuturkan, pekerja sedang melaksanakan pengecoran ketika tiba-tiba ada konstruksi ambles atau ambrol. “Informasi ada lima pekerja yang jadi korban luka ringan,” kata Iskandar di lokasi, Selasa siang 8 Oktober 2019.

    Iskandar mengatakan, masih mendalami sebab kejadian tersebut. Termasuk jumlah pasti pekerja yang menjadi korban. Sebelumnya, polisi menyebut ada lima korban luka namun Tempo mendapat informasi berbeda dari lokasi kalau korban enam pekerja. "Masih kami dalami semua,” kata Iskandar.

    Sebagian konstruksi terowongan jalan Tol Desari (Depok-Antasari) tepatnya di Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, ambrol, menyebabkan enam pekerja luka-luka, Selasa 8 Oktober 2019. TEMPO/ADE RIDWAN

    Sementara itu, di lokasi proyek terowongan jalan tol itu, konstruksi tak tampak terhenti. Namun petugas keamananannya menghalau awak media agar tak mendekat. “Dengan segala hormat, silakan kalian pulang, jangan meliput di sini, kalian tidak ada izin,” kata petugas keamanan mengaku bernama Mawi.

    Proyek Jalan Tol Desari Seksi II terbagi atas dua tahap yakni IIA dan II B. Seksi II A dilaksanakan di Brigif-Krukut sepanjang 2,7 kilometer. Sementara Seksi II B Krukut-Sawangan sepanjang 3,6 kilometer. Operator jalan tol tersebut adalah PT. Citra Waspphutowa dengan pelaksana konstruksi PT. Girder Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.