Video Viral Perampok Bercelurit Terekam CCTV di Bekasi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukan celurit yang digunakan perampok dalam perampokan minimarket. Tempo/Imam Hamdi

    Polisi menunjukan celurit yang digunakan perampok dalam perampokan minimarket. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Bekasi - Kawanan perampok bercelurit menyatroni tempat cuci kendaraan bermotor Arema di Kampung Sawah, Kecamatan Pondokmelati, Kota Bekasi. Peristiwa pada Senin dinihari, 7 Oktober 2019 ini terekam kamera Circuit Closed Television (CCTV).

    Video viral perampokan ini memperlihatkan pelaku yang berjumlah empat orang menggunakan dua sepeda motor. Dua di antaranya masuk ke dalam tempat istirahat karyawan sambil mengayun-ayunkan celurit yang dibawa.

    Satu orang karyawan yang tengah tidur di bangku panjang tampak terjaga. Karyawan yang belakangan diketahui bernama Ahmad Riyadi tersebut bergegas masuk ke dalam kamar. Rupaya, Riyadi mengambil sebilah celurit untuk melawan.

    Pelaku dan Riyadi sempat saling berhadapan, sama-sama mengayunkan senjatanya. Tapi, mereka belum sempat duel. Masih di dalam rekaman itu, istri Riyadi dan anaknya yang masih kecil juga keluar kamar. Tak ada yang dilukai dalam kejadian ini.

    Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pondok Gede, Ajun Komisaris Supriyanto menyatakan, laporan sementara pelaku berjumlah empat orang menggunakan dua sepeda motor. "Pelaku masih kami telusuri identitasnya," ujar Supriyanto.

    Menurut dia, tak ada yang terluka dalam kejadian yang terekam CCTV tersebut. Kerugian dalam perampokan itu hanya sebuah telepon genggam milik karyawan diambil kawanan perampok bercelurit. "Kami sudah ke lokasi, saksi-saksi juga sudah dimintai keterangan untuk mengungkap pelaku," ujar Supriyanto.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.