Cerita Korban Kebakaran di Taman Sari, Rumah Habis Dalam 15 Menit

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kebakaran. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi kebakaran. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Korban kebakaran di Taman Sari, Chairul Latief, kehilangan seluruh hartanya ketika rumah yang telah ditinggalinya selama 50 tahun ludes terbakar. Rumah dua lantai milik pria berusia 58 tahun itu adalah satu dari puluhan rumah di Jalan Kebon Jeruk XIII, Maphar, Taman Sari, Jakarta Barat, yang hangus dilalap api pada Minggu pagi, 6 Oktober 2019. 

    "Rumah saya yang terakhir kena, karena proses merambatnya jadi letter U. Yang kena pertama kali, tiga rumah dari tempat saya, merembet ke belakang lalu ke depan, kena rumah," ujar Chairul.

    Dia menyaksikan api menjalar dengan cepat. Setelah rumah tetangganya terbakar, 15  menit kemudian api mulai membakar rumahnya. Chairul dan keluarganya tak sempat menyelamatkan harta benda dalam waktu sesingkat itu. 

    Sungai selebar kira-kira empat meter dengan debit air sedang, tidak cukup untuk memadamkan api. Mobil petugas pemadam kebakaran juga sulit menembus gang sempit di permukiman padat itu. 

    "Habis sudah dalam lima belas menit, hanya sisa kayu-kayunya saja bangunan warga di sini," ujar Chairul.

    Selain rumah Chairul, puluhan rumah warga berlokasi di RT 01,02,03 dan 04 di RW 07 Kelurahan Maphar hangus dilalap api. Angin kencang membuat api merambat ke perumahan warga RT 012/05 Kelurahan Taman Sari yang berada di seberang sungai.

    Api yang menjalar ke wilayah Kelurahan Taman Sari itu membuat belasan warung kelontong hangus terbakar. 

    Sedikitnya 74 rumah hangus, dan 200 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. Kerugian akibat kebakaran mencapai Rp8 miliar, menurut data terkini oleh Kelurahan Maphar.

    Lurah Maphar Iif Satria menjelaskan api cepat merambat karena rumah warga umumnya terbuat dari kayu tua. "Orang mau ngeluarin diri dari rumah juga susah, listrik juga tidak langsung dipadamkan saking cepatnya api menyambar," ujar dia.

    Ratusan warga korban kebakaran di Taman Sari kini tinggal di pengungsian. "Tiga posko bencana, tempat warga sementara ditampung didirikan di RPTRA TK Matahari, Pos RW 07, dan di Jalan Rata, tak jauh dari lokasi rumah terbakar," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kelurahan Maphar, Junaedi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.