Jakarta Diguyur Hujan Dua Hari, BMKG: Pancaroba ke Musim Hujan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hujan. REUTERS/Zoran Milich

    Ilustrasi hujan. REUTERS/Zoran Milich

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG menyatakan DKI Jakarta dan sekitarnya belum masuk musim hujan meski hujan telah mengguyur ibu kota selama dua hari kemarin. Saat ini, Jakarta masih masuk musim kemarau.

    "Saat ini wilayah Jakarta masih musim kemarau. Hujan terjadi hanya penanda adanya pancaroba pergantian musim kemarau ke hujan," kata Kepala Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko saat dihubungi, Kamis, 10 Oktober 2019.

    Hary menuturkan BMKG memperkirakan awal musim hujan di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, dimulai pada November mendatang. Untuk Jabodetabek bagian selatan, kata dia, awal musim hujan antara dasarian Oktober hingga dasarian November 2019.

    Sedangkan bagi Jabodetabek bagian Utara, musim hujan diperkirakan jatuh antara November dan Desember 2019. Dasarian adalah satuan waktu meteorologi yang lamanya sepuluh hari.

    Secara bertahap, pada Oktober memang sudah ada potensi pembentukan dan pertumbuhan awan hujan. Namun intensitasnya belum rutin dan merata. "Potensi hujan dapat dimungkinkan terkadang lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat. Karena memasuki pancaroba," kata Hary.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.