Gerakan Menabung Sampah, Anies Siapkan Insentif untuk Siswa

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Anies Baswedan (tengah) saat meninjau masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di SDN Kampung Melayu 01-02, Jakarta Timur, Senin, 16 Juli 2018. Selain berinteraksi dengan Anies, para siswa juga sarapan bersama dengan menu bubur kacang hijau dan susu cokelat. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Gubernur DKI Anies Baswedan (tengah) saat meninjau masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di SDN Kampung Melayu 01-02, Jakarta Timur, Senin, 16 Juli 2018. Selain berinteraksi dengan Anies, para siswa juga sarapan bersama dengan menu bubur kacang hijau dan susu cokelat. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan gerakan menabung sampah yang dimulai di tingkat siswa di sekolah untuk menumbuhkan budaya peduli lingkungan.

    "Budaya menabung ini butuh pembiasaan maka sasaran gerakan ini adalah anak-anak," ujar Anies di Balai Kota DKI, Senin, 14 Oktober 2019.

    Anies menyebutkan untuk merangsang anak-anak menabung sampah, pihaknya akan menyediakan insentif untuk setiap sampah yang ditabung oleh anak.

    Menurut Anies, saat pilot project menabung sampah, setidaknya ada 160 ribu siswa sudah terlibat di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Jumlah tersebut, kata dia, akan diperluas cakupannya. Bukan hanya di sekolah tapi hingga kelompok masyarakat lainnya dan di perkantoran.

    Selain membiasakan hidup bersih dengan peduli lingkungan, Anies mengatakan program tersebut ditujukan agar anak terbiasa menabung.

    Anies mengatakan gerakan menabung sampah juga sesuai Instruksi Gubernur DKI Nomor 157 Tahun 2016 tentang Pembinaan dan Pengembangan Bank Sampah dan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.