2 Tahun Anies Baswedan, Eks Staf Ahok: Naturalisasi Tidak Jalan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutannya saat melepas keberangkatan 432 marbot masjid dan majelis taklim untuk menjalankan ibadah umrah di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Senin, 30 September 2019. Foto/Facebook/Anies Baswedan

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi sambutannya saat melepas keberangkatan 432 marbot masjid dan majelis taklim untuk menjalankan ibadah umrah di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Senin, 30 September 2019. Foto/Facebook/Anies Baswedan

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, Ima Mahdiah, menilai janji kampanye Anies Baswedan soal naturalisasi sungai masih belum berjalan saat ini. Dia menganggap Anies lebih banyak menggarap program untuk mengkatrol tingkat keterpilihannya.

    "Kalau saya lihat Pak Anies belum mengerjakan naturalisasi (sungai)," kata Ima saat ditemui di DPRD DKI, Selasa, 15 Oktober 2019.

    Mantan staf Gubernur DKI Jakarta terdahulu, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, tersebut menyatakan Anies semestinya fokus pada janji untuk melakukan naturalisasi. Pasalnya, musim hujan akan mulai turun.

    Dia juga menyatakan Anies jutru tampak fokus pada apa yang tidak esensial bagi kebutuhan warga. Menurut Ima, semestinya Anies fokus untuk mengerjakan kebijakan yang bersifat mendasar seperti penanggulangan banjir dan kemacetan. Menurut Ima lagi, Anies hanya mengerjakan program yang menaikan elektoralnya.

    "Sudah dua tahun kami pantau tidak ada naturalisasi, tapi malah buat Formula E, terus bikin jalanan sepeda. Karena kami di sini orang politik juga harus perhatikan masyarakat, permasalahan yang paling fundamental," ujarnya.

    Program naturalisasi sungai dicanangkan Anies dalam janji kampanyenya saat menjadi Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu. Dia sempat menyatakan naturalisasi ini berbeda dengan normalisasi sungai yang sempat digagas Ahok. 

    Jika dalam program normalisasi sungai Ahok lebih banyak melakukan pelebaran dan pembangunan tanggul di pinggir aliran, maka program naturalisasi ingin mengembalikan kondisi bantaran sungan secara alami. 

    Populi Centre memaparkan survei terkait kepuasan publik dalam dua tahun kepemimpinan Anies Baswedan. Mereka menilai secara umum kepuasan masyarakat terhadap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu masih tinggi dengan mencapai angka 65,5 persen.

    Meskipun demikian, angka tersebut menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai angka 69,8 persen. Penurunan tertinggi terjadi di kategori masyarakat yang merasa sangat puas dengan kinerja Anies Baswedan. Jika tahun lalu angkanya mencapai 10,9 persen, maka tahun ini hanya mencapai 7 persen.

    Dalam survei tersebut, Populi Centre melibatkan 600 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling). Responden juga dibagi penyebarannya secara proporsional dan merata di 6 kabupaten dan kota administratif di DKI Jakarta. Adapun margin of error dalam survei ini adalah 4.00 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.