Pelecehan Seksual di KRL Depok: Korban Teriak, Pelaku Ditahan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan kampanye pencegahan pelecehan seksual di transportasi publik, di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa, 12 Maret 2019. Kegitan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional dan memberi edukasi kepada seluruh pengguna jasa kereta rel listrik (KRL) mengenai bentuk-bentuk pelecehan seksual. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Pegawai PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan kampanye pencegahan pelecehan seksual di transportasi publik, di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa, 12 Maret 2019. Kegitan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional dan memberi edukasi kepada seluruh pengguna jasa kereta rel listrik (KRL) mengenai bentuk-bentuk pelecehan seksual. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menahan seorang pria, HN (24), karena laporan pelecehan seksual di KRL komuter Jabodetabek. HN dituduh telah melakukan pelecehan terhadap seorang remaja perempuan sesama penumpang KRL relasi Tanah Abang-Depok pada Minggu sore, 6 Oktober 2019. 

    "Betul, pelaku kini diamankan Subdit Resmob Polda Metro Jaya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono saat diminta konfirmasinya, Selasa 15 Oktober  2019.

    Peristiwa pelecehan yang dilaporkan itu terjadi pada Minggu sore ketika kereta padat penumpang. Saat itu, korban (usia 13 tahun) sedang bersama ibunya. 

    Kereta melintas di seksi Sudirman-Manggarai ketika pelaku mulai menggesek-gesekkan kemaluannya ke tubuh korban. Awalnya HN menggerayangi bokong remaja itu. Korban tak menyadarinya karena situasi kereta yang dipadati penumpang. 

    "Sampai akhirnya pelaku menggesekkan kemaluannya ke pantat korban," kata Argo. Itu disadari korban yang langsung berteriak. 

    Teriakan itu mengejutkan penumpang yang lain. Petugas keamanan di dalam kereta pun langsung bereaksi dengan menangkap pemuda itu dan membawanya ke pos keamanan di Stasiun Manggarai.

    Ibu korban yang tidak terima dengan pelecehan seksual itu kemudian membuat laporan ke polisi. Atas dasar laporan tersebut, pelaku kemudian dibawa dan diperiksa di Subdit Resmob Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.