Penganiayaan Sadistis, Kesal dan Cemburu Butakan Pemuda Ini

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penganiayaan

    Ilustrasi penganiayaan

    TEMPO.CO, Jakarta - Penganiayaan sadistis terjadi di Kembangan, Jakarta Barat. Terbakar cemburu, seorang pemuda berkali-kali menikam dan membacok seorang pemuda lainnya, teman kekasihnya, menggunakan sebilah pisau.

    Tersangka pelaku adalah RH, 26 tahun, yang kini telah berada di tahanan polisi. Sedang korban bernama Aprian Pancahyo. Penganiayaan itu terjadi di kawasan Pasar Pengampuan, Srengseng, Kembangan, pada Senin menjelang tengah malam pada 16 September 2019 lalu. 

    "Pelaku membacok dan menusuk korban menggunakan pisau secara membabi buta ke arah kepala sehingga korban mengalami luka berat," ujar Kapolsek Kembangan, Ajun Komisaris Fahrul dalam keterangan tertulis yang baru dibagikannya, Rabu 16 Oktober 2019.

    Kasus ini berawal saat RH bersama kekasihnya, Putri, menyewa sebuah unit apartemen harian pada Senin sore, 16 September lalu. Saat berada di unit apartemen itu, Putri meminta izin kepada RH untuk menjemput temannya yang ada di lobi bawah apartemen.

    Setelah ditunggu beberapa saat, Putri tak kunjung kembali ke kamar apartemen. RH coba menghubungi ponsel kekasihnya itu, namun tidak diangkat. "RH yang sudah merasa kesal, langsung mendatangi rumah Putri dan sudah membawa pisau dapur yang diselipkan di pinggangnya," ujar Fahrul.

    Sesampainya di rumah Putri, pelaku melihat kekasihnya itu sedang berjalan berdua dengan korban. RH dan Aprian lalu terlibat adu mulut sebelum akhirnya RH menghunuskan pisaunya. 

    Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kembangan Ajun Komisaris Rulian Syauri mengatakan RH belum lama ini berhasil ditangkap. Namun, penyidik masih menyisir tempat kejadian perkara untuk mencari barang bukti yang dibuang RH.

    "Pelaku kami mintai keterangan untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Rulian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.