Jalan di Sekitar DPR Ditutup, Transjakarta Alihkan Lima Rute Ini

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menunggu bus di Halte Bus Transjakarta Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis 23 Mei 2019. Warga kembali beraktivitas pascaricuh aksi 22 Mei. ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

    Warga menunggu bus di Halte Bus Transjakarta Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis 23 Mei 2019. Warga kembali beraktivitas pascaricuh aksi 22 Mei. ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta mengalihkan operasional sejumlah rute busnya sehubungan dengan penutupan jalan di sekitar gedung DPR yang dilakukan Polda Metro Jaya. Penutupan jalan ini berkaitan dengan antisipasi demonstrasi hari ini.

    "Untuk tetap dapat melayani pelanggan beberapa layanan operasional Transjakarta mengalami pengalihan rute," kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas Nadia Diposanjoyo dalam keterangannya, Kamis, 17 Oktober 2019.

    Berikut adalah pengalihan rute bus Transjakarta yang diberlakukan sejak pukul 05.00 WIB:

    - Koridor 9 Pinang Ranti - Pluit
    Untuk sementara arah Pluit tidak melewati Halte Senayan JCC sampai dengan Halte Slipi Kemanggisan

    - Rute 3F Gelora Bung Karno - Kalideres
    Untuk sementara arah Kalideres tidak melewati Halte Senayan JCC dan Halte Slipi Kemanggisan

    - Rute 4A TU Gas - Grogol
    Sementara tidak melewati Halte Senayan JCC dan Halte Slipi Kemanggisan

    - Rute 9A PGC - Pluit
    Untuk sementara arah Pluit tidak melewati Halte Senayan JCC sampai dengan Halte Slipi Kemanggisan

    - Rute 9K Kampung Rambutan - Grogol
    Untuk sementara arah Grogol tidak melewati Halte Senayan JCC sampai dengan Halte Slipi Kemanggisan

    Menurut Nadia, layanan Transjakarta akan kembali seperti semula sampai jalur di sekitar gedung DPR dibuka kembali.

    Selain Transjakarta, Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar gedung DPR untuk antisipasi demonstrasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.