Menjelang Pelantikan Presiden, Jalan di Depan Gedung DPR Steril

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah personil TNI melakukan penjagaan di beberapa ruas jalan sekitar Gedung DPR MPR RI, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2019. Penjagaan ini dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sejumlah personil TNI melakukan penjagaan di beberapa ruas jalan sekitar Gedung DPR MPR RI, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2019. Penjagaan ini dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian melakukan penutupan jalan di depan gedung DPR pada hari pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih hari ini. Jalan di depan Kompleks Parlemen itu saat ini steril dan tak bisa dilalui oleh warga maupun kendaraan umum.

    Pembatasan jalan menggunakan blok-blok semen dan water barrier yang disusun memanjang hingga menutup akses masuk pejalan kaki serta pengendara sepeda. Selain pembatasan jalan, sebuah kendaraan taktis milik TNI Panser Anoa disiagakan di bawah jalan layang Ladokgi.

    Akses jalan hanya boleh dilintasi oleh aparat keamanan dari TNI dan Polri. Akses awak media juga dibatasi hanya sampai restoran Pulau Dua di sebelah gedung DPR.

    Di sepanjang jalan menuju pintu gerbang gedung DPR, personel TNI dan Polri berjaga di sejumlah titik. Mereka membentuk sebuah kelompok kecil yang berkumpul di satu titik setiap beberapa meter.

    Tidak seperti pengamanan pelantikan DPR, MPR dan DPD RI pada tanggal 1 Oktober 2019, warga maupun pedagang masih diperbolehkan melintas.

    Pada pukul 10.46 WIB, satu kompi atau sekitar 30 anggota TNI tampak berjaga di sepanjang Jalan Gatot Subroto. Mereka juga berpatroli menggunakan sepeda motor.

    Sebuah panser Anoa juga disiagakan di depan pintu masuk Restoran Pulau Dua. Sementara itu, di bagian dalam restoran juga terdapat mobil baracuda dan meriam air milik Polri.

    Menurut salah satu anggota TNI pengamanan yang dilakukan sudah sesuai standar operasional sekelas pengamanan presiden. "Karena ini dihadiri tamu-tamu negara jadi standarnya sudah seperti ini, pengamanan VVIP," kata salah satu anggota TNI yang berjaga.

    Ia mengatakan pengamanan di sepanjang Jalan Gatot Subroto melibatkan TNI dari seluruh Matra dan Polri. Menurut dia, ada pengaman titik sekat tamu yang diberlakukan di Jalan Gatot Subroto untuk mengantisipasi adanya penyusup yang akan mengganggu jalannya pelantikan. "Karena ada tamu negara, kegiatan kenegaraan harus diamankan semaksimal mungkin, pengamanan berlaku sama kayak di Istana," kata dia.

    Menurut informasi, pintu tamu utama gedung parlemen di Jalan Gatot Subroto menjadi akses masuk tamu VVIP pelantikan presiden seperti presiden, menteri dan tamu negara. Pintu belakang dibuka hanya untuk tamu yang punya ID khusus tamu dan pegawai gedung parlemen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.