Alasan Relawan Jokowi-Ma'ruf Bentangkan Merah Putih Raksasa

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Relawan Jokowi-Ma'ruf membentangkan bendera merah putih sepanjang 200 meter di sekeliling Bundaran Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Ahad, 20 Oktober 2019. Tempo/Adam Prireza.

    Relawan Jokowi-Ma'ruf membentangkan bendera merah putih sepanjang 200 meter di sekeliling Bundaran Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Ahad, 20 Oktober 2019. Tempo/Adam Prireza.

    TEMPO.CO, Jakarta -Ratusan relawan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin disingkat Jokowi-Ma'ruf membentangkan bendera merah putih sepanjang 200 meter di sekeliling bundaran Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

    Pengibaran tersebut merupakan parade budaya yang digelar buat perayaan pelantikan Jokowi-Ma’ruf.

    Selain pengibaran bendera, terdapat juga puluhan muda mudi yang saling berpasangan mengenakan pakaian adat khas dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berdiri tepat di belakang bendera merah putih raksasa tersebut.

    Sebelumnya, sejumlah grup musik seperti RAN, Radja, dan musisi Candil menghibur para relawan dari atas panggung yang berada di dekat pintu masuk Monumen Nasional, Jakarta Pusat, tepatnya di seberang Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

    Tak hanya di situ, panggung hiburan lain dalam rangka perayaan pelantikan Jokowi-Ma’ruf juga didirikan di Taman Pandang, seberang Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Di sana, sejumlah musisi juga menghibur para relawan.

    Relawan Jokowi-Ma’ruf membentangkan bendera merah putih sepanjang 200 meter di sekeliling Bundaran Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Ahad, 20 Oktober 2019. Tempo/Adam Prireza.

    Sekitar pukul 14.26, iring-iringan pengantar Jokowi melintas di Patung Kuda Arjuna Wiwaha. Sejumlah relawan terlihat melambaikan tangan ke arah mobil orang nomor satu di Indonesia itu.

    Hari ini, pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi - Ma'ruf akan digelar di gedung DPR. Prosesi dihadiri oleh sejumlah tamu negara, mulai dari para mantan presiden dan perwakilan negara sahabat. Upacara itu akan dikawal oleh 31.000 personel gabungan dari unsur TNI-Polri yang akan disebar dalam tiga ring pengamanan.

    Adanya pelantikan presiden dan wakil presiden itu membuat kawasan Monumen Nasional ditutup untuk umum. Area tersebut terlihat hanya diisi oleh para relawan Jokowi-Ma’ruf yang melintas menuju ke titik lokasi panggung perayaan pelantikan. “Ditutup sesuai anjuran pihak keamanan dari TNI dan Polri,” kata Kepala Unit Pengelola Kawasan Monas, Mundjirin, lewat sambungan telepon.

    Menurut pantauan Tempo, sejak pagi tadi relawan Jokowi-Ma’ruf terlihat silih berganti tiba di sekitar Monas. Di depan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, terlihat bus dari berbagai daerah menurunkan para relawan.

    Mereka datang lengkap dengan atribut wajah Jokowi-Ma'ruf. Polisi juga telah melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar gedung DPR untuk pengamanan acara pelantikan presiden. Sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Monas dan Istana Negara pun nampak telah steril dari kendaraan bermotor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.