Mengaku-aku Presiden di Gedung DPR, Pria Paruh Baya Ini Ditangkap

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan anggota Korps Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara dan Brimob Polri terlihat berjaga di pertigaan Jalan Asia Afrika, Jalan Gerbang Pemuda dan Jalan Gelora yang merupakan salah satu akses masuk ke gedung DPR-MPR RI tempat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-Ma'ruf Amin, Ahad, 20 Oktober 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    Puluhan anggota Korps Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara dan Brimob Polri terlihat berjaga di pertigaan Jalan Asia Afrika, Jalan Gerbang Pemuda dan Jalan Gelora yang merupakan salah satu akses masuk ke gedung DPR-MPR RI tempat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Jokowi-Ma'ruf Amin, Ahad, 20 Oktober 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Edi Sutrisno, 59 tahun ditangkap anggota kepolisian di depan Gedung DPR - MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat pada Ahad pagi 20 Oktober 2019 sektiar pukul 10.15, menjelang prosesi pelantikan presiden.

    Dia datang dari arah Jembatan Restoran Pulau Dua menuju pintu utama Gedung DPR RI yang menjadi lokasi pelantikan Joko Widodo dan Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024.

    "Yang bersangkutan mengakui bahwa dirinya adalah presiden dan meminta kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan pengawalan dalam acara pelantikan di Gedung DPR - MPR," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Ahad, 20 Oktober 2019.

    Menurut Argo, pria asal Lamongan tersebut datang menggunakan jas dan dasi. Edi juga menggunakan peci hitam sebagai penutup kepalanya. Edi juga menenteng tas ransel warna cokelat.

    "Yang bersangkutan menyampaikan bahwa dirinya sudah terpilih menjadi presiden sejak Agustus 2018 dan sampai saat ini belum ada pelantikan," kata Argo.

    Menurut Argo, petugas di lapangan di sekitaran Gedung DPR kemudian menyerahkan Edi kepada Intelkam Polda Metro Jaya. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Edi.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.