Nadiem Makarim Jadi Menteri Jokowi, Ojek Online Mau Demo

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersalaman dengan CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, saat menghadiri peluncuran Go-Viet di Hotel Melia, Hanoi, Vietnam, Rabu, 12 September 2018. Peluncuran ini memastikan layanan Go-Viet akan tersedia di 12 distrik di Ho Chi Minh City. (Foto: Biro Pers Setpres)

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersalaman dengan CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, saat menghadiri peluncuran Go-Viet di Hotel Melia, Hanoi, Vietnam, Rabu, 12 September 2018. Peluncuran ini memastikan layanan Go-Viet akan tersedia di 12 distrik di Ho Chi Minh City. (Foto: Biro Pers Setpres)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengemudi ojek online menolak pendiri Gojek Nadiem Makarim maju sebagai menteri Jokowi dalam kabinet kerja jilid II. Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono menyebut akan ada pergerakan di seluruh Indonesia sebagai bentuk penolakan tersebut.

    "Ojol (ojek online) tidak setuju apabila Nadiem jadi salah satu menterinya Jokowi, akan ada pergerakan seluruh Indonesia sebagai penolakan," kata Igun dalam keterangan tertulisnya, Senin, 21 Oktober 2019.

    Igun memaparkan sah-sah saja apabila nama Nadiem melambung tinggi dengan sederet gelar akademik dan nilai valuasi perusahaan Go-Jek hingga triliunan rupiah. Akan tetapi, Igun mengingatkan, hingga saat ini Nadiem belum bisa membuat mitra Go-Jek hidup sejahtera.

    "Jutaan para mitra ojek onlinenya berdarah-darah di lapangan dan jauh dari sejahtera dari segi pendapatan. Intinya ojol mitranya belum 'happy'," ujar Igun.

    Hari ini Nadiem menyambangi Istana Negara, Jakarta Pusat untuk menemui Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Dia menyebut, Jokowi memintanya menjadi salah satu menteri dalam kabinet baru. Nadiem menyanggupi tawaran itu meski tak tahu pos menteri yang diberikan kepadanya.

    Mengenai posisinya sebagai CEO Go-Jek, Nadiem Makarim menyatakan telah melepaskannya hari ini juga karena diminta menjadi menteri Jokowi. "Posisi saya di Go-Jek sudah mundur dan tidak ada kewenangan sama sekali. Per hari ini," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.