Alasan Fraksi PKS Mau Pimpinan DPRD DKI Bahas Rapimgab Wagub DKI

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panitia Khusus atau Pansus Pemilihan Wagub DKI Jakarta menggelar rapat di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Senin, 20 Mei 2019. Tempo/M Julnis Firmansyah

    Panitia Khusus atau Pansus Pemilihan Wagub DKI Jakarta menggelar rapat di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Senin, 20 Mei 2019. Tempo/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Fraksi PKS mendorong pimpinan DPRD DKI segera mengadakan rapat Pimpinan gabungan untuk melanjutkan pembahasan pemilihan wakil gubernur atau Wagub DKI.

    "PKS meminta pimpinan untuk segera rapimgab," ujar ketua Fraksi PKS  Mohammad Arifin di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa 22 Oktober 2019.

    Arifin mengatakan rapat pimpinan gabungan tersebut untuk mengsahkan tata tertib pemilihan wakil gubernur. Saat ini pemilihan wagub mandek pasca pergantian anggota DPRD.

    Menurut Arifin, pemilihan wagub saat ini tergantung di pimpinan, untuk menggelar rapimgab setelah alat kelengkapan dewan dibentuk.

    Arifin mengatakan DKI Jakarta harus memiliki wakil gubernur DKI tahun ini, untuk mendukung kerja pemerintahan DKI. "Sebelum akhir tahun DKI harus sudah punya wagub,"ujarnya.

    Terkait calon wakil gubernur, Arifin mengatakan sebagai partai pengsung PKS masih dengan dua nama yang diajukan sebelumnya, yaitut Syaikhu dan Agung Yulianto.

    Kursi Wakil Gubernur disingkat Wagub DKI telah kosong setahun lebih pasca Sandiaga Uno mundur dari posisinya karena maju mendampingi Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.