Viral Video Asusila Mirip Gisella Anastasia, Polda Turun Tangan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gisella Anastasia saat melakukan konfrensi pers soal fitnah terhadap dirinya di Senayan City, Jakarta. TEMPO/Chitra Paramaesti

    Gisella Anastasia saat melakukan konfrensi pers soal fitnah terhadap dirinya di Senayan City, Jakarta. TEMPO/Chitra Paramaesti

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya akan menyelidiki video asusila mirip artis Gisella Anastasia yang viral di media sosial. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan polisi juga akan menindak penyebar video itu.

    "Ya, kami akan lakukan penyelidikan," ujar Argo melalui pesan singkat, Rabu, 23 Oktober 2019. 

    Sebagai langkah awal, Argo mengatakan pihaknya perlu melakukan klarifikasi ihwal kebenaran video yang memperlihatkan perempuan yang disebut mirip mantan istri aktor Gading Marten itu. 

    "Semua perlu dibuktikan, kalau benar pelaku (penyebar dan pemain di dalam video) bisa dituntut," kata Argo. 

    Di Twitter, beredar viral cuplikan adegan asusila perempuan dengan wajah mirip kekasih pebasket Wijaya Saputra itu. Viralnya video itu membuat nama Gisella menjadi trending topic di Twitter dengan tagar #Gisel.

    Gisella membantah tuduhan warganet itu. Dia menyatakan tak akan diam saja menanggapi viralnya kabar itu. Ia membuat unggahan yang berisi tengah mempelajari UU ITE untuk memperkarakan sang penyebar video. 

    Gisella Anastasia juga mengunggah foto putrinya, Gempita Nora Marten atau Gempi saat tidur disertai tulisan bahwa ia tidak lagi tinggal diam karena kasus video asusila yang mencemarkan nama baiknya itu. "Demi kamu kali ini aku gak akan diam saja. Kali ini aku harus membela martabat seperti yang seharusnya. Sebelum mental ini mulai terkikis akan kejamnya kata-kata karena pandangan dan stigma. Kali ini aku harus bicara," tulis Gisella.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.