Tak Hujan Lebih dari 60 Hari, 47 RT di Jakarta Alami Kekeringan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjual air bersih saat mendorong gerobak dengan jeriken air bersih di Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa, 23 Juli 2019.  TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Penjual air bersih saat mendorong gerobak dengan jeriken air bersih di Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa, 23 Juli 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat ada 47 RT di ibu kota mengalami kekeringan akibat tidak turunnya hujan lebih dari 60 hari. Persebaran wilayahnya meliputi Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

    "Walaupun beberapa hari lalu turun hujan, sepertinya kekeringan masih berlangsung di beberapa Kecamatan di DKI Jakarta," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Iwan Ibrahim kepada Tempo pada Jumat, 25 Oktober 2019.

    Iwan mengatakan data yang dihimpun BPBD berdasarkan laporan yang disampaikan oleh warga dan dikonfirmasi kepada pihak kelurahan. Menurut dia, semua laporan tersebut sudah ditindaklanjuti oleh Satgas Air Bersih Pemprov DKI Jakarta.

    Berikut sebaran kekeringan di DKI Jakarta:

    1. Jakarta Barat:

    - Kelurahan Kalideres
    RW 01 (RT 01, 02, 04, 05, 07, 08, 09, 10 dan 11)
    RW 07 (RT 01, 02, 06 dan 07)

    - Kelurahan Pegadungan
    RW 09 (RT 03, 04, 06 dan 07)
    RW 04 (RT 03, 08, 12, 13 dan 15)

    - Kelurahan Kamal
    RW 07 (RT 09, 10 dan 12)
    RW 01 (RT 03 dan 06)

    - Kelurahan Semanan
    RW 02 (RT 02)
    RW 13 (RT 05 dan 06)

    2. Jakarta Utara:

    - Kelurahan Pejagalan
    RW 13 (RT 03, 08, 09 dan 11)

    - Kelurahan Kamal Muara
    RW 01 (RT07)

    3. Jakarta Timur:

    - Kelurahan Ceger
    RW 02 (RT 03)
    RW 01 (RT 01)

    - Kelurahan Bambu Apus
    RW 03 (RT 05, 02, 08, 09, 11 dan 14)
    RW 05 (RT 01 dan 02)

    - Kelurahan Dukuh
    RW 04 (RT 12)

    - Kelurahan Munjul
    RW 02 (RT 07)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.