Akhir Pekan Ini, DKI Bakal Gelar Karnaval Mobil Listrik

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi pebalap Sean Gelael didalam mobil BMW i8 Roadster ketika mengikuti konvoi mobil listrik melintas di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat 20 September 2019. Pemprov DKI Jakarta harus menggelontorkan Rp3,1 triliun untuk memuluskan proyek balapan Formula E di Jakarta ini. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi pebalap Sean Gelael didalam mobil BMW i8 Roadster ketika mengikuti konvoi mobil listrik melintas di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat 20 September 2019. Pemprov DKI Jakarta harus menggelontorkan Rp3,1 triliun untuk memuluskan proyek balapan Formula E di Jakarta ini. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintahan DKI Jakarta bersama PLN bakal menggelar karnaval mobil listrik pada Ahad, 27 Oktober 2019. Karnaval ini akan diikuti sekitar 400 kendaraan listrik. 

    “Program ini namanya Jakarta Langit Biru 2019, dengan karnaval kendaraan listrik,” ujar Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota, Jumat 25 Oktober 2019.

    Saefullah mengatakan karnaval akan digelar dari Bundaran Senayan hingga Bundaran Hotel Indonesia dari pukul 14.00-18.00 WIB. Kendaraan listrik yang bakal memeriahkan karnaval itu meliputi mobil Selena listrik, motor, mobil hingga bus listrik.

    Karnaval ini akan menjadi ajang untuk mengkampanyekan kendaraan listrik untuk lebih peduli dengan lingkungan. Saefullah berharap dengan beralih ke kendaraan listrik akan berdampak dengan kualitas udara Jakarta dan langit Jakarta akan menjadi biru.

    Selain untuk memperingati Hari Listrik Nasional ke-74, karnaval ini juga digelar untuk menyambut ajang balap mobil listrik di jalanan ibu kota pada 2020. “Ini juga untuk menyambut balap Formula E yang menggunakan kendaraan listrik,” ujarnya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.