Konvoi Kendaraan Listrik, Ini Syarat Warga Bisa Jajal Bus Listrik

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus listrik dari PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) yang bakal diuji coba dalam Karnaval Langit Biru Jakarta terparkir di dekat Bundaran Senayan, Jakarta, Minggu, 27 Oktober 2019. TEMPO/Lani Diana

    Bus listrik dari PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) yang bakal diuji coba dalam Karnaval Langit Biru Jakarta terparkir di dekat Bundaran Senayan, Jakarta, Minggu, 27 Oktober 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta -PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyiapkan tiga bus listrik untuk ikut konvoi kendaraan listrik dalam Karnaval Langit Biru Jakarta sore hari ini, Minggu, 27 Oktober 2019.

    Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transjakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan warga boleh naik bus tersebut saat acara dimulai.

    "Tapi tidak boleh berdiri, semua duduk. Artinya kalau bangku sudah penuh tidak bisa naik," kata Nadia saat dihubungi, Minggu, 27 Oktober 2019.

    Menurut Nadia, pihaknya masih menguji coba bus listrik. Dalam kesempatan ini, PT Transjakarta sekaligus mengetes beban bus. Karena itulah, penumpang tak diizinkan berdiri ketika bus sedang melaju.

    Dari pantauan Tempo, tiga bus listrik tampak mejeng persis di depan Gedung Bank Panin, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Dua bus adalah milik BYD Company Ltd asal Cina dan satu yang diproduksi PT Mobil Anak Bangsa (MAB). Menurut seorang petugas, total kapasitas duduk ketiga bus sebanyak 78 kursi.

    Di titik bus terparkir inilah pelbagai jenis kendaraan listrik bakal memulai dan mengakhiri konvoi. Lokasinya di Bundaran Senayan, Jakarta. Hari ini pemerintah DKI menggelar Karnaval Langit Biru Jakarta yang dimulai pukul 15.00 WIB.

    Sebanyak 400 kendaraan listrik akan terlibat dalam konvoi tersebut, seperti sepeda listrik, motor listrik, hingga mobil dan bus listrik. Karnaval itu digelar selain memperingati Hari Listrik Nasional, juga untuk menyambut ajang balap mobil listrik Formula E di Jakarta tahun depan.

    "Ini juga sebagai ajang kampanye untuk beralih ke kendaraan listrik yang ramah lingkungan," ujar Sekretaris Daerah DKI Saefullah, Jumat, 25 Oktober 2019


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.