Pengungsi Kebakaran di Jatinegara Dipindah, Siswa Bisa Sekolah

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara rumah-rumah yang terbakar di kawasan Balimester, Jatinegara, Jakarta, Sabtu, 21 September 2019. ANTARA

    Foto udara rumah-rumah yang terbakar di kawasan Balimester, Jatinegara, Jakarta, Sabtu, 21 September 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah sepekan terpaksa belajar di rumah, siswa SDN Bidaracina 3 kembali bersekolah karena korban kebakaran di Jatinegara dipindahkan dari gedung sekolah mereka. Hari ini, aktivitas belajar mengajar di SDN Bidaracina 3 Pagi, Jatinegara, Jakarta Timur, kembali berlangsung normal.

    "Sejak Minggu pengungsi kebakaran sudah dipindah menuju Masjid Al Muttaqin RW03, hari ini siswa SD sudah mulai masuk dan beraktivitas normal lagi," kata Ketua RW02 Bidaracina Rendra Bachtera di Jakarta, Senin 28 Oktober 2019.

    Pada Senin pagi, murid di SDN Bidaracina 03 melakukan aktivitas perdana mereka dengan senam lagi. Ruang kelas maupun ruangan lainnya di sekolah tersebut juga kembali dialiri listrik sehingga aktivitas belajar mengajar kembali berjalan normal.

     
    Sepekan lamanya, 715 siswa di SDN Bidaracina 3 di Jalan Setia Nomor 10 Jatinegara terpaksa belajar di rumah setelah kebakaran yang melanda kawasan setempat, Senin 21 Oktober 2019.

    Sekitar 359 korban kebakaran diungsikan menuju halaman sekolah karena seluruh rumah tinggal mereka terbakar. PLN juga memutus aliran listrik menuju sekolah guna mengantisipasi kebakaran susulan akibat korsleting listrik.
     
    Sebanyak empat tenda maupun dapur darurat serta toilet portabel bagi pengungsi kebakaran di Jatinegara seluruhnya sudah dibongkar dan dipindah menuju Masjid Al Muttaqin yang berjarak sekitar 100 meter dari gedung sekolah.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.