BEM UI Bergabung, Massa Demonstrasi Makin Ramai

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BEM UI tiba di lokasi aksi Gerakan Indonesia Memanggil, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, 28 Oktober 2019. TEMPO/Lani Diana

    BEM UI tiba di lokasi aksi Gerakan Indonesia Memanggil, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, 28 Oktober 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI bergabung dengan massa demonstrasi Gerakan Indonesia Memanggil di perempatan Bank Indonesia (BI), Jakarta Pusat, Senin sore 28 Oktober 2019. Rombongan mahasiswa UI itu dipimpin oleh Ketua BEM UI Manik Marganamahendra.

    Berdasarkan pantauan Tempo, puluhan mahasiswa UI beralmamater kuning datang dari arah Jalan Sabang. Mereka bergabung dengan massa yang sebelumnya telah berjalan dari Menara Thamrin untuk menuju ke Istana Negara.

    "UI datang bawa pasukan," teriak para mahasiswa.

    Mereka lalu berjalan masuk ke rombongan massa yang sudah tiba. Pasukan almamater kuning menempati barisan paling kanan. Selain UI, ada juga mahasiswa Binus, Universitas Buana Perjuangan Karawang, dan Stikes Kharisma Karawang.

    Hari ini massa yang merupakan gabungan dari mahasiswa dan buruh menggelar aksi Gerakan Indonesia Memanggil. Hadir juga Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan AJI Jakarta yang turut serta dalam aksi.

    Isu yang diangkat dalam aksi kali ini masih melanjutkan perjuangan menolak pengesahan revisi UU KPK dan rencana pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau RKUHP atau dikenal dengan aksi #ReformasiDikorupsi.

    Aksi serupa sempat berlangsung di Gedung DPR, Jakarta pada akhir September lalu. Namun kesinambungan aksi terhenti karena pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

    Hingga saat ini, demonstran masih belum dapat menuju depan Istana Negara. Pasalnya, polisi menutup Jalan Merdeka Barat dengan pagar kawat berduri dan kendaraan taktis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.