Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar yang Hendak Main Futsal

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Celurit. tokopedia.com

    Celurit. tokopedia.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Anggota Kepolisian Sektor Tanjung Duren, Jakarta barat menangkap dua pelaku penganiayaan berupa pembacokan berinisial VS, 16 tahun dan MRP (15).

    Mereka disebut membacok dua pelajar berusia 17 tahun yakni FW dan MFA yang hendak main futsal di lapangan yang berada dalam Komplek Bank Mandiri, Jalan Gelong Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada 20 Oktober lalu.

    "Keduanya kita tangkap pada Rabu, 23 Oktober 2019," ujar Kepala Kepolisian Sektor Tanjung Duren Komisaris Lambe P Birana dalam keterangan tertulis pada Kamis, 31 Oktober 2019.

    Lambe P Birana menjelaskan, kejadian bermula saat korban dan teman-teman sekolahnya hendak bermain futsal di tempat itu. Tiba-tiba, kata dia, gerombolan pelajar SMP dan orang yang mengenakan pakaian preman datang menyerang.

    "Korban bersama teman-temannya sontak kaget dan panik serta berusaha lari menyelamatkan diri" ujar dia.

    Saat FW berusaha menyelamatkan diri, Lambe melanjutkan, pelaku VS langsung menyabetkan celurit ke arah kaki korban hingga mengenai bagian paha kanan.

    Sedangkan pelaku MRP disebut menyabetkan celurit bergagang stainless ke arah MFA hingga mengenai tangan kanan korban. Kedua korban lantas dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Waras.

    Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tanjung Duren, Ajun Komisaris Mubarak mengatakan, anggota menemukan barang bukti kasus pembacokan berupa dua celurit ukuran besar bergagang kayu dan stainless saat menangkap pelaku. Keduanya dijerat polisi dengan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.