Pos Polisi yang Dibakar Demonstran Diperbaiki Pekan Depan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi pos polisi yang dibakar massa setelah aksi mahasiswa menolak RUU bermasalah, di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Selasa, 24 September 2019. ANTARA

    Kondisi pos polisi yang dibakar massa setelah aksi mahasiswa menolak RUU bermasalah, di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Selasa, 24 September 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Perbaikan sejumlah pos polisi yang rusak di wilayah Jakarta Barat akibat dibakar demonstran saat unjuk rasa beberapa waktu lalu akan dimulai pekan depan.

    Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Polisi Hari Admoko mengatakan, sejumlah pos polisi kecil yang terdampak sudah selesai diperbaiki. "Untuk pos kecil sudah diperbaiki dua hari yang lalu dan sudah ada perbaikan. Untuk pos besar, seperti kantor yang di belakang ini (Pos Polisi Tomang) masih tunggu waktu," ujar Hari di Jakarta, Jumat, 1 November 2019.

    "Targetnya paling satu minggu ke depan sudah siap dimulai (perbaikan)," ujar dia.

    Hari mengatakan, perbaikan pos polisi besar diperkirakan memakan waktu beberapa minggu. Pos polisi yang diperbaiki diantaranya Pos Polisi Slipi, Pos Polisi Slipi Jaya, dua Pos Polisi Tomang dan Pos Polisi Grogol.

    Sebelumnya, Pos Polisi Slipi, Jakarta Barat, dibakar pedemo pada Selasa, 24 September 2019. Saat itu sejumlah motor yang terparkir di pos polisi itu.

    Tak lama kemudian, Pos Polisi Palmerah juga dibakar. Aksi penjarahan sempat terjadi di pos polisi tersebut. Pos polisi yang berada di jembatan layang persimpangan Tomang juga dibakar oleh perusuh yang masih beraksi pada Kamis, 26 September 2019


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?