Dishub Revisi Usulan Anggaran Jalur Sepeda Jadi Rp 62 M, Sebab...

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo saat ditemui usai peresmian uji coba jalur sepeda fase III di Terowongan Kendal Jakarta Pusat, Sabtu 2 November 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo saat ditemui usai peresmian uji coba jalur sepeda fase III di Terowongan Kendal Jakarta Pusat, Sabtu 2 November 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta -Dinas Perhubungan atau Dishub DKI merevisi usulan pembangunan jalur sepeda untuk tahun depan dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2020 Jakarta.

    Usulan pembangunan jalur sepeda yang awalnya masuk dalam kegiatan pemeliharaan koridor busway akan dipisah menjadi kegiatan sendiri.

    "Sementara untuk jalur sepeda ada di dalam kegiatan pemeliharaan koridor busway, namun sekarang kita sudah usul untuk dipisah menjadi kegiatan jalur sepeda sendiri," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Syarfin Liputo di Kawasan Sudirman Jakarta Pusat, Sabtu 2 November 2019.

    Syafrin menyebutkan dengan dipisahnya kegiatan pembangunan jalur sepeda, maka angggaran pembangunan jalur sepeda juga diubah yang awalnya Rp 73 miliar menjadi Rp 62 miliar dan sisanya Rp 11 miliar tetap untuk kegiatan pemeliharaan koridor busway.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo saat ditemui usai peresmian uji coba jalur sepeda fase III di Terowongan Kendal Jakarta Pusat, Sabtu 2 November 2019. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ 

    Syafrin mengatakan anggaran Rp 62 miliar tersebut juga mengalami revisi untuk panjang jalur sepeda yang ditetapkan, dari perencanaan 49 km jalur sepeda tahun depan menjadi 200 km.

    Syafrin menyebutkan Dinas Perhubungan melalukan beberapa penyesuaian dalam rencana pembangunan jalur sepeda. Dalam perencanaan awal Dinas Perhubungan DKI mengangarkan Rp 62 miliar itu untuk mengcat seluruh jalur sepeda untuk perencanaan 49 km.

    Namun lanjut Syafrin untuk efisiensi pihaknya hanya akan mengecat jalur sepeda sepanjang 3m per 5m. " Memang untuk 49 km ini jika marka hijaunya kita blok habis sepanjang jalur sepeda tapi karena kita akan menggunakan pola 35 dimana setiap 5 m akan ada 3 m blok marka hijau ini sehingga kita bisa mencapai 200 km," ujarnya.

    Dalam rapat komisi B DPRD DKI Dinas Perhubungan DKI menyampaikan adanya penambahan anggaran jalur sepeda yang awalnya Rp 4,4 miliar. Saat itu Syafrin menyampaikan bahwa penambahan itu karena pembangunan jalur sepeda masuk dalam program prioritas Dinas Perhubungan tahun depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.