Pilkades Bantarsari, Suara Suami Unggul Telak dari Istri

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga usai mencoblos berforo dengan peserta Pilkades di Rancabungur Bogor yang hanya di ikuti suami istri tersebut, Ahad, 3 November 2019. TEMPO/M.A MURTADHO

    Warga usai mencoblos berforo dengan peserta Pilkades di Rancabungur Bogor yang hanya di ikuti suami istri tersebut, Ahad, 3 November 2019. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Bogor - Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades Bantarsari, Rancabungur, Kabupaten Bogor yang diikuti oleh pasangan suami istri, Lukmanul Hakim dan Silfiyani telah selesai digelar. Sang suami, Lukman, unggul telak dari istrinya.

    "Pak Lukman yang menang, karena masyarakat yang mengusung beliau," kata Ketua Panitia Pilkades Bantarsari Syamsuri Baresga saat dihubungi Tempo, Ahad, 3 November 2019.

    Dari penghitungan suara, Lukman unggul sepuluh kali lipat dari dari perolehan suara istrinya. Lukman meraih 2.737 suara, sedangkan Silfiani hanya meraih 287 suara. Adapun suara tidak sah 86 suara dan tidak tercoblos atau blanko 108 surat suara.

    "Alhamdulillah partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya ada 65 persen dari total keseluruhan," kata Syamsuri.

    Adapun total rincian kemenangan Kades Bantarsari Lukmanul Hakim adalah zona 1 meraih 875 suara, zona 2 898 suara dan zona 3 964 suara. Sedangkan perolehan Silfiani di zona 1 sebanyak 127 suara, zona 2 sebanyak 71 suara dan zona 3 89 suara. "Blanko dan surat tidak sahnya ada 194," kata Syamsuri.

    Silfiani selaku kandidat kepala desa mengatakan sangat mengapresiasi inisiatif warga dan panitia penyelenggara, yang sudah membuat keunikan dalam kontestasi dirinya di Pilkades. Dalam gelaran itu, panitia menghias TPS dengan tema resepsi pernikahan. Silfiani dan Lukman yang merupakan pasangan suami istri pun dirias layaknya pengantin.

    Ia pun mengakui kekalahan dan menyebut pesta demokrasi ini merupakan milik warga. Silfiani pun berharap suaminya yang merupakan calon inkumben pilkades itu kembali amanah menjalankan tugas. "Pelaksanaannya cukup melelahkan ya, tapi membahagiakan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.