Pilkada Tangsel, KTP ASN Tak Laku untuk Jalur Perseorangan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tahapan pilkada Tangerang Selatan 2020 di situ KPUD Tangerang Sekatan. Foto:Tempo

    Tahapan pilkada Tangerang Selatan 2020 di situ KPUD Tangerang Sekatan. Foto:Tempo

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan mengungkapkan bahwa KTP aparatur sipil negara atau ASN tidak berlaku untuk mendukung seorang calon Wali Kota dalam Pilkada Tangsel lewat jalur perseorangan.

    "Nanti kalau saat dilakukan verifikasi administrasi terdapat dukungan KTP yang tidak memenuhi syarat misal ASN, TNI atau Polri, atau misal tidak berbaca (buram) ya maka itu akan dicoret," kata Ketua Divisi Teknis KPU Kota Tangerang Selatan Achmad Mujahid Zein, Senin, 4 November 2019.

    Menurut Zein, untuk dilakukan perbaikan, pertama adalah syarat minimum dukungan itu sendiri. kalau sudah terpenuhi, maka akan dilanjutkan ke verifikasi administrasi lalu dicocokan antara fisik KTP dengan daftar nama yang diberikan seperti nama dan sebagainya, termasuk status.

    "Nanti orangnya berapa akan kami kembalikan untuk dilakkukan perbaikan. Nanti setelah dilakukan perbaikan akan kita verifikasi lagi kalau diadministrasi udah lolos baru verifikasi faktual," kata Zein.

    Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Tangerang Selatan, Apendi mengatakan ASN yang diketahui mendukung salah satu calon Wali Kota Tangsel akan dikenakan sanksi. "Sebagai pegawai negeri sipil (PNS) sudah ada rambu-rambunya, sudah jelas PNS tidak berpolitik, harus netral yang penting sekarang teman-teman PNS bekerja dan bekerja sesuai aturan dan ketentuan tidak ada PNS yang ikut berpolitik, jika ditemukan ada yg berpolitik nanti kita akan cek, siapa yang melanggar akan kita tindak sesuai aturan dan ketentuan," kata dia.

    Calon Wali Kota dalam Pilkada Tangsel 2020 dari jalur perseorangan atau independen wajib mendapat dukungan sebanyak 71.143 dukungan KTP warga minimal dari empat kecamatan di wilayah Tangerang Selatan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.