Kota Bogor Sinkronkan Rencana LRT Jabodebek dan RTRW, Mulainya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengerjaan proyek Light Rail Transit atau LRT Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi alias LRT Jabodebek sudah mencapai 56,41 persen.

    Pengerjaan proyek Light Rail Transit atau LRT Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi alias LRT Jabodebek sudah mencapai 56,41 persen.

    TEMPO.CO, Bogor - Pemerintah Kota Bogor segera mensinkronkan rencana pembangunan koridor kereta ringan (light rail transit) atau LRT Jabodebek sampai ke Kota Bogor dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Bogor agar segera dapat disetujui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

    "Sinkronisasi ini dalam kaitannya dengan finalisasi RTRW Kota Bogor yang akan segera disetujui oleh Pemprov Jawa Barat. Sebelum Pemprov Jawa Barat mengetuk palu, poin-poin dalam RTRW Kota Bogor diupayakan 'clear' semuanya," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedi A Rachim, di Balai Kota Bogor, Selasa, 5 November 2019.

    Menurut Dedie A Rachim, selain melakukan sinkronisasi rencana pembangunan LRT sampai ke Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor juga mengajak sejumlah lembaga terkait baik tingkat pusat maupun daerah, untuk membahas rencana pembangunan komplek perkantoran Pemerintah Kota Bogor ke depan.

    "Ada suatu lokasi lahan di dekat jalan tol Jagorawi yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana perkantoran Kota Bogor, tapi ini masih dalam proses kita berkeinginan. Kami meminta masukan dari lembaga-lembaga terkait baik di tingkat pusat maupun daerah, bagaimana agar dapat disinkronkan dengan RTRW Kota Bogor," katanya.

    Pemerintah Kota Bogor, kata dia, juga menerima usulan untuk pembangunan transit oriented development (TOD) yakni tempat pemberhentian moda transportasi massal seperti LRT di Bogor Raya dan di terminal Baranangsiang.

    "Rencana pembangunan koridor LRT sampai ke Kota Bogor melintasi tepi jalan tol Jagorawi, maka ada usulan pembangunan TOD Bogor Raya dan koridor LRT itu ujung akhirnya di terminal Baranangsiang. Usulan dan rencana ini yang akan disinkronkan dengan rencana RTRW Kota Bogor," katanya.

    Untuk melakukan sinkronisasi tersebut, Pemerintah Kota Bogor mengundang lembaga-lembaga terkait baik di tingkat pusat maupun daerah, guna melakukan rapat koordinasi.

    Rapat kordinasi dilakukan di Balai Kota Bogor, Senin (4/11), yang dihadiri antara lain, perwakilan dari Badan Penyelenggara Transportasi Jabodetabek (BPTJ), perwakilan dari PT Jasa Marga, perwakilan dari beberapa BUMN seperti PT Adhi Karya, PP Persero, PP Properti, dan PT Sejahtera Eka Graha (SEG).

    "Pada rapat koordinasi kemarin, masing-masing lembaga masih memperkenalkan dan menjelaskan tupoksinya terkait dengan rencana pembangunan yang disinkronkan dalam rencana RTRW Kota Bogor," kata Dedi A Rachim terkait sinkronisasi LRT Jabodebek dengan RTRW tersebut.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.