Operasi Zebra Hari Terakhir, Pemotor Putar Arah Dikejar Polisi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi memeriksa kelengkapan surat sejumlah pengendara motor saat Operasi Zebra 2017 di kawasan Kebon Nanas, Jakarta, 1 November 2017. Tempo/Ilham Fikri

    Polisi memeriksa kelengkapan surat sejumlah pengendara motor saat Operasi Zebra 2017 di kawasan Kebon Nanas, Jakarta, 1 November 2017. Tempo/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Pada hari terakhir Operasi Zebra 2019, banyak pengendara sepeda motor yang langsung putar balik begitu melihat petugas kepolisian di Tangerang Selatan. Melihat pelanggar lalu lintas berusaha kabur, Satuan Lalu Lintas Polres Tangsel sempat melakukan pengejaran. 

    "Iya tadi banyak yang putar arah setelah melihat anggota polisi, sampai saya kejar pengendara yang putar arah dan ada yang kena," kata seorang anggota satlantas Polres Tangerang Selatan saat menertibkan pelanggar di jalan raya Boulevard BSD, Selasa 5 November 2019.

    Menurut anggota polisi tersebut, ada dua pengendara yang ia tertibkan karena menggunakan plat nomor palsu dan mencoba kabur sehingga kendaraan tersebut disita oleh petugas kepolisian.

    "Nanti pelanggar bisa menunjukan surat-surat asli kendaraannya ke Polres Tangerang Selatan kemudian apabila surat tersebut sah dan asli maka bisa mengambil kendaraannya," ujarnya.

    Salah seorang pelanggar yakni Piyah (46) mengatakan bahwa dirinya kaget ada razia kepolisian, Piyah yang naik motor bersama keponakannya kena tilang saat Operasi Zebra 2019 karena tidak menggunakan helm. "Kaget saya belok dari Cilenggang, Serpong arah ke BSD ternyata ada razia, biasanya enggak ada razia tapi sekarang tiba- tiba ada razia, saya tidak punya sim jadi stnk saya di tilang," ungkapnya.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.