Cari Pengganti Afridza Munandar, Bogor Minta Sirkuit Balap Motor

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Afridza Munandar. 16 Maret 2019. (AHM)

    Afridza Munandar. 16 Maret 2019. (AHM)

    TEMPO.CO, Bogor - Kepergian Afridza Syah Munandar atau biasa disapa Afridza Munandar meninggalkan duka mendalam. Terlebih bagi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Bogor yang harus mencari atlet pengganti andalannya.

    Koordinator Wilayah IMI Kabupaten Bogor, Aan Triana Almuharom, menyebut Afridza atlet balap terbaik yang dimiliki. Afridza diproyeksinya mendulang emas dalam Pekan Raya Olahraga Nasional atau PON yang akan di gelar di Papua pada 2020. 

    "Tapi takdir berkata lain, mungkin kami harus mulai penjaringan kembali," ujar Aan saat ditemui di kantor IMI di Cibinong, Senin 4 November 2019. Afridza mengalami kecelakaan dan meninggal saat ajang Asia Talent Cup di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu 2 November lalu. 

    Menurut Aan, mencari bibit atlet pembalap segemilang Afridza sangat susah. Alasannya, tak cukup banyak kegiatan balap motor yang bisa digelar untuk penjaringan atlet baru. Sebabnya, tidak ada dan sulit mendapatkan sirkuit sebagai sarana berlatih para pembalapnya.

    Aan mengatakan sudah mengajukan untuk disediakan sirkuit sebagai sarana latihan ke Pemerintah Daerah melalui KONI Kabupaten Bogor. Dia juga sudah bersurat ke pengelola Sirkuit Sentul meminta waktu atau jadwal latihan. "Namun belum ada jawaban dari mereka," kata Aan.

    Ketua KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin, berjanji mendorong upaya pembibitan atlet balap. "Kami percayakan event balap kepada IMI Bogor, kami hanya support pendanaan," kata Junaidi di kantornya di sekitaran GOR Pakansari, Bogor.

    Pengelola lapangan kecil Sirkuit Sentul, Heri Darma, membenarkan IMI Kabupaten Bogor sudah berkirim surat kepadanya untuk meminta waktu atau jadwal latihan para atlet balap. Namun Heri menyebut belum menerima arahan apapun. "Tapi secara teknis kepengelolaan, sirkuit terbuka dan siapapun boleh menggunakannya," katanya. 

    Pemilik Sirkuit Internasional Sentul, Tinton Suprato, membenarkannya. "Terbuka dan gratis, silakan datang balap di sini daripada balap di jalan raya membahayakan banyak orang," ucapnya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.