Kisah Bocah yang Tersiram Air Panas dan BPJS yang Ditolak

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibu-ibu melihat kondisi Alwi (2) bocah malang yang tersiram air panas di RSUD Cibinong, Rabu, 6 November 2019. TEMPO/M.A MURTADHO

    Ibu-ibu melihat kondisi Alwi (2) bocah malang yang tersiram air panas di RSUD Cibinong, Rabu, 6 November 2019. TEMPO/M.A MURTADHO

    TEMPO.CO, Bogor -Alwi Muhamad Hidayat, 2 tahun, putra bungsu dari pasangan Rojali dan Nami, harus dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Cibinong, Kabupaten Bogor, karena muka hingga badannya mengalami kecelakaan tersiram air panas. Namun untuk mendapatkan pelayanan rumah sakit, orang tua Alwi yang tidak mampu harus berharap kepada para dermawan yang membantu. Ini lantaran ia menunggak iuran BPJS hingga 20 bulan.

    Nami menuturkan sakit yang diderita Alwi. Berawal saat dirinya sedang memasak, dan putranya itu datang langsung meraih panci berisi air panas. Alwi tiba-tiba langsung teriak minta tolong karena kepanasan kesiram air. "Saya kaget, waktu itu anak saya tidak nangis. Tapi pas dia lihat saya menangis karena melihat dia, dia ikut-ikutan nangis," ujar Nami di RSUD Cibinong, Rabu 6 November 2019.

    Tidak lama kemudian warga berdatangan karena mendengar tangis hiteris Nami. Warga pun sigap menolong serta melarikan Alwi ke RSUD Cibinong. Saat sampai ke RSUD, Nami kebingungan BPJS nya tidak bisa dipergunakan karena ada tunggakan 20 bulan. Total senilai Rp 5 juta yang harus dibayarkan. "Belum dendanya, saat itu saya hanya pasrah," terangnya.

    Kejadian yang menimpa Alwi kemudian direspons oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Pejuang Bogor atau MPB. Salah satu anggota MPB bergerak mendatangi Alwi dan meminta RSUD melakukan penanganan terlebih dahulu. Mereka membantu meringankan beban orang tua Alwi dalam pembayaran BPJS. "Kami selalu siap siaga membantu warga, terutama sosial, kesehatan dan pendidikan," ujar Ketua MPB Atik Sulistyowati di Cibinong, Rabu 6 November 2019.

    Menurut Atik, informasi tentang Alwi diperolehnya dari grup sosial media MPB. Informasinya kondisi orang tua Alwi yang tengah kebingungan untuk membayar biaya Rumah Sakit dan tidak bisa menggunakan BPJS karena terkendala administrasi. "Saya langsung instruksikan anggota saya untuk membantunya," papar Atik.

    Anggota MPB yang turun membantu Alwi di RSUD Cibinong, Kartika Tanty, mengatakan setelah didatangi pihak RSUD langsung membantu dan menangani Alwi. Kini Alwi dirawat di ruang Bogenvil kamar observasi nomor 111. "Alhamdulillah untuk awal sudah tertangani dan BPJS Kesehatannya juga sudah ada yang mengurus," ujar Kartika.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.