Dua Hari Hilang, Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di BKT

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tenggelam. meteoweb.eu

    Ilustrasi orang tenggelam. meteoweb.eu

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang bocah berusia 10 tahun ditemukan tewas setelah tenggelam di Kanal Banjir Timur (BKT) Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis pagi, 7 November 2019. Bocah bernama Ahdan Chaerul Azam itu sebelumnya dinyatakan hilang selama 2 hari.

    "Korban kita temukan di bawah Jembatan BKT Duren Sawit pukul 07.46 WIB," kata Kepala Seksi Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman di Jakarta.

    Korban dilaporkan hilang oleh ayahnya, Cholik Umar, warga Jalan Panca Warga 3 Gang 39 RT013/RW05 Cipinang besar Selatan, Jatinegara.

    Sejak laporan diterima pada Selasa, pukul 19.45 WIB, petugas evakuasi dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur langsung diterjunkan.

    "Pada saat hujan deras, korban bermain bersama temannya di kali sekitar rumahnya, kemudian korban melompat ke kali tersebut untuk berenang," katanya.

    Beberapa saat setelah tubuhnya meluncur ke kali, korban dilaporkan menghilang karena aliran sungai sedang deras. "Korban diketahui hilang pada pukul 18.45 WIB di kali yang lebarnya sekitar 2 meter," katanya.

    Pada hari pertama proses pencarian, petugas menyisir aliran sungai hingga ke hilir, namun gagal. "Begitu pula di hari kedua. Pencarian kami perluas sampai ke BKT, hingga akhirnya ketemu dalam kondisi sudah mengambang," katanya.

    Jasad korban tenggelam di Kanal Banjir Timur itu telah diserahkan oleh petugas kepada keluarga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.