Gerindra Kirim 4 Nama Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta ke PKS

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai melayat ke rumah duka BJ Habibie, Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Rabu malam, 11 September 2019. TEMPO/Lani Diana

    Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai melayat ke rumah duka BJ Habibie, Jalan Patra Kuningan XIII, Jakarta Selatan, Rabu malam, 11 September 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pengurus Daerah Partai Gerindra mengusulkan empat nama calon Wakil Gubernur DKI Jakarta. Surat keputusan pencalonan empat orang itu ditandantangani langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

    Surat pencalonan keempat orang tersebut beredar pada Kamis, 7 November 2019. Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik membenarkan empat nama yang berada dalam surat yang dikirimkan ke Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera tersebut. Taufik ikut menandatangani surat tersebut bersama Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Husni Thamrin dan Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Ahmad Muzani.

    "Benar ada empat nama," ujar Ketua DPD Partai Gerindra Muhamad Taufik saat dihubungi Kamis 7 November 2019.

    Surat itu sendiri dikirim pada tanggal 17 Oktober 2019 dan ernomor IA/X-0646/B/DPD-Gerindra/2019. Keempat nama tersebut adalah Dewan Penasihat DPP Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantoro, Sekretaris Jenderal Gerindra Ariza Patria, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.

    Meskipun sudah dikirimkan pada tiga pekan lalu, namun kata Taufik hingga saat ini Gerindra belum mendapatkan jawaban.

    Taufik menyebutkan Partai Gerindra mengirimkan empat nama tersebut karena dua calon yang telah diajukan PKS sebelumnya tidak ada perkembangan.

    "Kemarin dua nama itu macet, ya sudah kami usulkan juga, jadi PKS ada Gerindra ada," ujarnya.

    Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta terus terhambat. Setelah Sandiaga Uno mundur karena maju dalam Pemilihan Presiden 2019, praktis Anies Baswedan memimpin ibu kota sendirian.

    DPRD DKI Jakarta periode sebelumnya menunda pemilihan pengganti Sandiaga Uno pada akhir masa jabatannya karena mengejar pengesahan APBD Perubahan 2019. Kini, pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta pun masih terhambat karena legislatif tengah sibuk membahas rancangan APBD DKI 2020.

    PKS sendiri disebut sebagai pemilik jatah Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. Mereka sebelumnya sudah mengajukan dua nama yaitu Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.