Ini Alasan Gerindra Ajukan Nama Calon Wagub DKI ke PKS

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra tDKI saat konferensi pers ihwal kelanjutan pembahasan calon wakil gubernur DKI di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 Februari 2019. TEMPO/Lani Diana

    Pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra tDKI saat konferensi pers ihwal kelanjutan pembahasan calon wakil gubernur DKI di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 Februari 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Gerindra mengajukan empat nama calon wakil gubernur DKI Jakarta ke DPP PKS karena pembahasan wagub DKI yang terus mandek di DPRD.

    "Kemarin dua nama yang diusulkan macet, ya sudahlah kita usulkan dari kita (Gerindra) ada, dari PKS ada," kata Ketua DPD Partai Gerindra DKI Mohamad Taufik saat dihubungi, Kamis, 7 November 2019.

    Menurut Taufik, Partai Gerindra mengusulkan calon wagub untuk memberikan opsi pilihan figur yang bisa diterima oleh DPRD.

    Dalam surat Partai Gerindra bernomor IA/X-0646/B/DPD-Gerindra/2019 tanggal 17 Oktober yang diteken oleh Ketua Umum Prabowo Subianto, empat nama yang diajukan adalah Arnes Lukman, Dewan Penasehat Gerindra; Ferry J Juliantoro, Wakil Ketua Umum Gerindra; Ahmad Riza Patria, Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra dan Saefullah, Sekretaris Daerah DKI.

    Taufik menyebutkan surat tersebut sudah dikirimkan ke PKS pada 17 Oktober lalu. Namun, kata dia, hingga saat ini Gerindra belum mendapatkan jawaban.

    PKS sebagai salah satu partai pengusung Anies Baswedan-Sandiaga Uno telah mengajukan dua calon wagub DKI yang akan dipilih oleh DPRD, yakni Sekretaris DPW PKS Agung Yulianto dan mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.

    Pemilihan calon wagub DKI sudah bergulir sejak November 2018. Namun saat ini pembahasan belum rampung. Sejak pergantian anggota dewan usai pemilu 2019, belum ada lanjutan pembahasan di DPRD.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.