Indiskop Teluk Gong, Anies: Babak Baru Kesetaraan Nikmati Hiburan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di salah satu teater di Indiskop atau Bioskop Rakyat di Pasar Jaya Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019.  Bioskop rakyat ini masih dalam tahap uji coba yang nantinya akan diresmikan pada 10 Juli 2019 mendatang. ANTARA

    Suasana di salah satu teater di Indiskop atau Bioskop Rakyat di Pasar Jaya Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019. Bioskop rakyat ini masih dalam tahap uji coba yang nantinya akan diresmikan pada 10 Juli 2019 mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya berkolaborasi dengan PT Kreasi Anak Bangsa, dan Badan Ekonomi Kreatif Ekonomi Kreatif Indonesia telah menuntaskan pembangunan Bioskop Rakyat Indiskop yang berada di Pasar Teluk Gong, Jakarta Utara.

    Bioskop Rakyat Indiskop berkonsep 'Edusinema, Ruang Kreatif, Kuliner Indonesia' tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beberapa waktu lalu. Anies berharap keberadaan Indiskop dapat menghadirkan kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat Jakarta, karena dapat menonton film di bioskop dengan harga terjangkau.

    Indiskop bisa menjadi alternatif ruang ketiga untuk berinteraksi dan mendapatkan hiburan yang membangun rasa kebersamaan.“Indiskop menjadi kesempatan bagi masyarakat Jakarta untuk menonton di bioskop dengan harga yang terjangkau. Ini sebuah babak baru untuk membangun kesetaraan, dan ini penting sekali agar warga Jakarta bisa memiliki ruang interaksi,” katanya.

    Anies menegaskan Pemerintah DKI Jakarta akan terus berkolaborasi bersama para pemangku kepentingan untuk menghadirkan Bioskop Rakyat Indiskop di setiap wilayah Ibu Kota Jakarta. “Ini juga menjadi kesempatan bagi Pasar Jaya, karena setiap mulai membangun pasar, kami dorong untuk bangun Indiskop ini,” ujarnya.

    Menurutnya, pembangunan Indiskop akan dimulai di tempat-tempat yang memiliki tantangan sosial ekonomi tinggi. Pembangunan itu pun akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, sehingga lebih banyak promosi yang dilakukan.

    Pembangunan Indiskop bertujuan untuk memberi sarana akses menonton dan memperluas kesempatan menonton film bagi masyarakat kecil menengah, serta memberikan kesempatan bagi film Indonesia agar makin dinikmati oleh masyarakat secara luas.

    Selain itu, Bioskop Rakyat tersebut merupakan nilai tambah ekonomi untuk sektor ekonomi kreatif dan UKM sebagai dampak dari banyaknya bioskop dan jumlah produksi film. Pasalnya, di setiap Bioskop Rakyat akan ikut disediakan tempat untuk berjualan bagi para UKM.

    Indiskop di Pasar Teluk Gong memiliki 2 studio dengan 110 kursi penonton untuk masing-masing studio. Adapun harga tiket yang dijual kepada masyarakat di bioskop ini tergolong murah, yakni Rp 18.000 pada Senin—Jumat, dan Rp 25.000 pada Sabtu—Minggu.

    Pembangunan Bioskop Rakyat ini juga didukung oleh Kamar Dagang dan Industri dan Persatuan Artis Film Indonesia 56. Selama masa sosialisasi kepada masyarakat, film diputar sejak pukul 13.00 WIB setiap harinya.

    Anies juga berpesan agar pengelolaan Indiskop dilakukan dengan sebaik mungkin, termasuk dalam merawat dan mengelola fasilitasnya. “Memulai yang baru itu tentu menantang, tetapi sesudah yang pertama, ini bisa menjadi rujukan. Harga boleh murah, pengelolaan penuh dengan nuansa Indonesia, tetapi begitu sampai kebersihan, tunjukkan tempat ini sama bersih dan modern dengan tempat lain yang harga tiketnya mahal,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.