Fahira Idris Blak-blakan Soal Pelaporan Meme Joker Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah RI Fahira Idris. (Dok. DPD RI)

    Wakil Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah RI Fahira Idris. (Dok. DPD RI)

    TEMPO.CO, Jakarta -Anggota DPD RI Fahira Idris siang ini menyambangi Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan perdana ihwal pelaporan yang ia buat kepada Dosen Universitas Indonesia Ade Armando dalam kasus meme Joker Anies Baswedan.

    Saat datang, Fahira yang memakai baju biru tua ditemani oleh kuasa hukumnya dari LBH Bang Japar. 

    "Saya bawa bukti postingan Ade Armando dan bukti foto resmi Gubernur DKI Jakarta. Sekali lagi, saya lakukan ini bukan untuk Anies Baswedan, tapi siapa pun gubernur saat ini," ujar Fahira di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 8 November 2019. 

    Dalam kesempatan itu Fahira menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada aparat kepolisan karena bergerak cepat dalam menangani laporannya. Fahira mengatakan memasukan laporan pada 1 November 2019 dan telah diproses 5 hari kemudian. 

    Ia berharap pelaporannya ke Ade Armando dapat menjadi edukasi bagi masyarakat soal penegakkan hukum. "Jika ada permasalahan-permasalahan hukum, segera melapor ke polisi karena polisi sahabat," kata dia. 

    Sebelumnya, Ade Armando telah mengakui mengunggah foto Anies Baswedan dengan riasan wajah Joker di media sosial miliknya. Tapi menurut Ade, foto wajah Anies dengan makeup ala tokoh fiksi dalam DC Comics itu bukan buatan dirinya. Dia berujar foto itu merupakan bentuk kecaman.

    "Anies Baswedan memang harus dikecam secara terbuka akibat anggaran Aica Aibon dan bolpen yang tidak masuk di akal," kata dia.

    Soal pelaporan Fahira kepada dirinya, Ade malah mempertanyakan dasarnya. Menurut dia, laporan soal unggahan meme Joker Anies Baswedan itu seharusnya dilakukan oleh Anies. "Memang dia apanya Anies? Kalaulah ada yang mau menggugat saya, orang itu seharusnya Anies Baswedan," ujar Ade. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.