Ade Armando Laporkan Balik Fahira Idris ke Polisi

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ade Armando Dinilai Tak Punya Niat Jahat

    Ade Armando Dinilai Tak Punya Niat Jahat

    TEMPO.CO, Jakarta - Dosen Universitas Indonesia Ade Armando melaporkan balik anggota DPD RI Fahira Idris yang sebelumnya melaporkannya ke polisi. Ade menilai Fahira telah mencemarkan nama baiknya melalui unggahan di media sosial Instagram.

    "Saya bersama tim kuasa hukum akan melaporkan instagram dari Fahira Idris yang menurut saya mencemarkan nama baik saya," kata Ade di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 8 November 2019.

    Ade menerangkan, pada 5 November 2019 Fahira mengunggah suatu foto di Instagram @fahiraidris. Dalam keterangan foto itu, menurut Ade, Fahira menuliskan bagian yang menurutnya tidak tepat.

    "Saudara AA seperti membanggakan dirinya tak tersentuh hukum," kata Ade menirukan tulisan Fahira dalam keterangan foto. "Itu yang akan saya adukan, karena saya tidak pernah membanggakan diri bahwa saya tidak tersentuh hukum."

    Dia mengakui bahwa selama ini banyak pihak melaporkannya ke polisi. Namun, dia menyatakan tak pernah menjadi tersangka karena memang tak bersalah. Kata-kata kebal hukum dari Fahira itu dianggap Ade sebuah serangan yang mencemarkan nama baiknya.

    Menurut Ade, unggahan Fahira itu saat ini telah diubah. Kata-kata kebal hukum itu, menurut Ade, telah hilang.

    "Saya percaya polisi bisa bersikap profesional dan bisa melacak kalimat yang lengkap sebelum dia delete bagian itu," kata Ade.

    Sebelumnya Fahira Idris melaporkan Ade Armando pada 1 November 2019 ke Polda Metro Jaya. Anak dari politikus Golkar Fahmi Idris itu mengadukan unggahan foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menggunakan riasan ala Joker di akun media sosial Ade.

    Hal itu dianggap Fahira sebagai penghinaan terhadap Anies.

    Ade tak menampik unggahannya itu. Dia menyatakan unggahannya itu hanya sebagai kritikan kepada Anies setelah munculnya polemik anggaran janggal dalam APBD DKI 2020. Namun dia membantah sebagai pihak yang membuat meme tersebut.

    "Anies Baswedan memang harus dikecam secara terbuka akibat anggaran Aica Aibon dan bolpen yang tidak masuk di akal," kata dia.

    Fahira Idris sendiri hari ini baru diperiksa Polda Metro Jaya sebagai pelapor. Polisi sempat menyatakan akan memburu pembuat meme tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.