Polisi Tangkap Ayah-Anak Pemalsu Buku Kir di Cilincing, Sindikat?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Borgol. mentalfloss.com

    Ilustrasi Borgol. mentalfloss.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Jajaran Polres Metro Jakarta Utara membekuk dua orang yang diketahui sebagai ayah dan anak lantaran terlibat dalam tindak pidana pemalsuan Buku Kir.

    "Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara bekerja sama dengan Unit Pengelolaan Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT PKB) Cilincing berhasil mengungkap sindikat pemalsuan buku Kir yang dilakukan oleh bapak dan anak," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto di Polres Metro Jakarta Utara, Ahad, 10 November 2019

    Dua tersangka anak dan ayah tersebut diketahui berinisial BS, 35 dan RA (67). Selain dua tersangka itu masih ada satu tersanga yang masih buron berinisial ND.

    Dalam menjalankan aksinya para tersangka itu mematok biaya pengurusan yang lebih tinggi dibanding pungutan resmi.

    Diketahui biaya pengurusan Kir resmi ke UPT KB itu hanya Rp92.000, namun pengurusan melalui tersangka dipatok seharga Rp 350.000.

    Banyak korban yang terjebak dengan modus RA lantaran dirinya menjanjikan bisa mengurus Kir tanpa harus menghadirkan kendaraan ke UPT PKB.

    Kepala UPT PB KIR Cilincing Bernad Oktavianus Pasaribu mengatakan tindakan kedua tersangka tersebut berpotensi membahayakan nyawa orang lain, lantaran bisa saja kendaraan yang seharusnya tidak laik jalan malah terus beroperasi.

    "Kita jadi tidak tahu kelaikan dari kendaraan itu sendiri. Kalau itu kendaraan penumpang seperti bus umum dan membawa penumpang banyak, kemudian akhirnya Kir palsu itu bisa membahayakan nyawa," ujarnya

    Akibat perbuatannya pada tersangka ini dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman maksimal penjara 6 tahun.

    Dalam penangkapan tersebut polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti antara lain 530 buku Kir palsu dan 730 stiker Kir palsu serta beberapa alat yang digunakan untuk mencetak Kir palsu tersebut.

    Kasus serupa juga pernah diungkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang mengungkap sindikat pemalsuan Buku Kir yang biasa digunakan oleh truk angkutan barang dan bus bertonase di atas 8 ton.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.