Cerita Warga Cipayung Mau Jadi Sipir Penjara di Seleksi CPNS 2019

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga antre membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa 12 November 2019. Antrean tersebut disebabkan banyaknya pemohon yang membuat SKCK sebagai salah satu syarat untuk pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Warga antre membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa 12 November 2019. Antrean tersebut disebabkan banyaknya pemohon yang membuat SKCK sebagai salah satu syarat untuk pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta -Salah satu pelamar calon Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam seleksi CPNS 2019, Riko Setiawan, 19 Tahun, mengincar pekerjaan sebagai sipir penjara. Pasalnya, dia meyakini berpeluang besar untuk lolos di formasi tersebut.

    "Kebetulan saya juga bercita-cita jadi tentara. Ya mirip-mirip lah walaupun sipir penjara," kata Riko saat memproses Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kantor Polres Metro Jakarta Timur, Jumat siang, 15 November 2019.

    Warga Cipayung, Jakarta Timur lulusan SMA Bina Dharma Ciracas 2019 ini berkeyakinan dengan memilih posisi sipir penjara, dia berpeluang lolos.

    Berdasarkan situs resmi cpns.kemenkumham.go.id, Kementerian Hukum dan HAM mengunggah 4.598 formasi penting terkait seleksi CPNS 2019.

    Mayoritasnya, yang dibuka untuk formasi penjaga tahanan alias sipir penjara sebanyak 2.875 orang untuk ditempatkan di 33 kantor wilayah. Meliputi Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara, Cabang Rumah Tahanan Negara, Balai Pemasyarakatan, serta Balai Harta Peninggalan dan Balai Diklat.

    "Hampir di setiap lapas di daerah butuh sipir saat ini. Tapi kalau saya lolos, jangan ditempatkan jauh-jauh dari Monas (Jakarta)," katanya.

    Putra tunggal dari pasangan Jaka dan Triharini itu ingin mengikuti jejak sepupunya di Solo yang sudah lebih dulu menjadi ASN di Dinas Keagamaan bagian olahraga.

    "Sekarang kan susah banget cari kerja di Jakarta, kebetulan ada peluang ini. Sepupu saya juga lebih mapan sekarang sejak jadi ASN," kata Riko yang sudah dua kali gagal tes masuk dinas TNI Angkatan Laut.

    Pria peraih nilai Ebtanas murni (NEM) 58,7 itu mengaku sangat terobsesi menjadi sipir penjara, karena aktivitasnya yang mirip dengan militer.

    "Sipir penjara kan aktivitasnya mendekati militer. Saya juga siap berhadapan dengan penjahat, soalnya yang jaga kan banyak, nggak saya sendiri aja," katanya.

    Untuk memuluskan langkahnya, Riko telah merampungkan seluruh proses persyaratan seleksi CPNS 2019. Mulai dari pengisian formulir lamaran, surat pernyataan, formulir SKCK dan sebagainya. "Urus SKCK aja bisa empat jam, belum lagi urusan administrasi seperti surat pernyataan dan lain-lain," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?