Dilaporkan Pencucian Uang, Andrew Darwis: Makan, Tidur jadi Susah

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andrew Darwis. Dok TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Andrew Darwis. Dok TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Pendiri Kaskus, Andrew Darwis mengatakan tertekan secara batin atas pemberitaan tentang dugaan tindak pidana pencucian uang. "Mau makan susah, mau tidur susah," kata Andrew di kawasan Cikini, Jumat, 25 November 2019.

    Adapun Andrew dilaporkan oleh Titi Sumawijaya Empel atas dugaan melakukan tindak pidana pencucian uang ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Menurut pelapor, kasus ini bermula saat dirinya meminjam uang Rp 18 miliar kepada David Wira pada November 2018.

    Menurut Titi, David merupakan tangan kanan Andrew Darwis. Dalam realisasi pinjaman tersebut, Titi mengaku hanya mendapatkan Rp 5 miliar. Titi turut menyertakan sertifikat bangunan miliknya di Jalan Panglima Polim Raya, Jakarta Selatan sebagai agunan.

    Kemudian, proses Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) dibuat Titi dengan Susanto - seseorang yang dicurigainya sebagai anggota sindikat bersama David. Menurut Titi, sindikat tersebut kemudian memalsukan PPJB miliknya dari bertahap menjadi lunas.

    "Tapi sertifikat gedung saya itu kemudian langsung dibalik nama menjadi milik Susanto, dan seminggu kemudian dibalik nama lagi jadi milik Andrew Darwis. Jadi dalam sebulan itu ada dua kali balik nama," ujar Titi di Polda Metro Jaya pada Senin, 16 September 2019.

    Sementara itu, Andrew membantah telah meminjamkan uang kepada Titi, bahkan mengenal saja tidak. Andrew mengaku mengenal David Wira pada pertengahan tahun 2018, namun membantah sebagai bosnya.

    Ihwal pembelian sertifikat dengan Susanto, Andrew Darwis mengklaim sudah sesuai dengan aturan. Yaitu, telah melalui checking oleh PPAT dengan hasil Bersih, telah membayar pajak jual beli, dilaksanakan jual beli dihadapan PPAT dan dibayar lunas, serta dilaksanakan balik nama sertifikat oleh BPN.

    Lebih lanjut, Andrew mengatakan dirugikan secara materiil dan immateriil semenjak dilaporkan oleh Titi Sumawijaya Empel. Secara materiil, dia mengaku kurang dipercaya lagi oleh rekan atau pihak lain yang ingin berbisnis dengannya.

    "Ada beberapa, saya mau kontrak dengan pihak lain, tiba-tiba dia mundur," ujar Andrew yang memulai sejumlah bisnis usai mundur diri sebagai Chief Technology Officer atau CTO Kaskus. Salah satunya adalah bisnis restoran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.